Kompas TV nasional hukum

Gerindra Ungkap Erick Thohir Masuk Radar Bakal Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024

Kompas.tv - 6 Juni 2023, 07:12 WIB
gerindra-ungkap-erick-thohir-masuk-radar-bakal-cawapres-prabowo-subianto-di-pilpres-2024
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani berbicara kepada media usai menyerahkan berkas pendaftaran bakal caleg DPR RI dari Gerindra kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Sabtu (13/5/2023). (Sumber: Tangkapan layar tayangan KOMPAS TV)
Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir masuk dalam radar bakal calon wakil presiden atau cawapres untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

"Karena itu Pak Erick sekalipun yang didukung PAN untuk menjadi cawapres, selama ini kami juga mengikuti Pak Erick. Apakah masuk radar? Iya," kata Muzani usai pertemuan silaturahim dengan DPP PAN, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Senin (5/6/2023).

Muzani juga membenarkan bahwa dalam pertemuan itu, kedua belah pihak melakukan pembicaraan yang berlangsung sekitar satu jam dengan membahas nama Erick Thohir yang disodorkan oleh DPP PAN.

Baca Juga: Sekjen PDIP Sebut PAN Usulkan Erick Thohir untuk Jadi Bakal Cawapres Ganjar

"Ya, tadi memang nama Erick Thohir bukan hanya diangkat, (disodorkan) menjadi menu wajib yang harus diomongkan," ujarnya.

Dia mengaku menyimak pembahasan soal nama Erick Thohir masuk radar bakal cawapres Prabowo tersebut. Untuk selanjutnya, ia akan menyampaikan hasil pembicaraan itu kepada Prabowo Subianto.

Sebab, kata dia, nama-nama yang diangkat dalam pertemuan partai politik tersebut merupakan sosok yang dianggap terbaik bagi bangsa dan negara.

"Mudah-mudahan akan menyampaikan hasil pembicaraan itu dengan Pak Prabowo Subianto," ucapnya.

Lebih lanjut, Muzani menuturkan soal kriteria cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto ialah sosok yang bisa bekerja sama dalam hal melanjutkan legacy kepemimpinan Presiden Joko Widodo sebagai visi bersama.

Baca Juga: Elektabilitas Erick Thohir Semakin Naik, PAN Semakin Yakin Usung Jadi Cawapres

"Bisa bekerja sama dengan Prabowo dalam hal melanjutkan legacy kepemimpinan Pak Jokowi, pemerintahan maupun pembangunan lainnya," katanya.

Dia menyebut bahwa Prabowo akan terbuka untuk berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo dalam menentukan cawapres yang akan mendampinginya, termasuk berbagai tokoh dan kalangan lainnya.


 

"Saya kira Pak Prabowo akan melakukan diskusi dengan semua tokoh. Apalagi dengan seorang presiden, penting karena ini adalah orang yang legacy-nya akan diteruskan,” ujarnya.

“Saya kira pasti akan dilakukan itu. Tokoh-tokoh banyak Prabowo berdiskusi, kyai-kyai, para pensiunan jenderal dan senior politik.”

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir masuk menjadi menu wajib untuk dibahas dalam pertemuan bersama partai politik (parpol) lain.

Baca Juga: Gerindra Tunjuk Fauzi Baadila dan Haris Rusly Jadi Koordinator Relawan Pemenangan Prabowo

Begitu pula saat pihaknya melakukan pertemuan dengan DPP Partai Gerindra di Jakarta pada hari ini, Senin.

"Untuk urusan Pak Erick Thohir, itu masuk dalam menu wajib pertemuan. Nah, itu juga yang kami sampaikan (ke Partai Gerindra)," kata Eddy.



Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA



Close Ads x