Kompas TV nasional hukum

Densus 88 Sita Ratusan Butir Peluru dan 37 Senjata dari Penggeledahan Rumah 24 Tersangka Teroris

Kompas.tv - 17 Mei 2022, 16:47 WIB
densus-88-sita-ratusan-butir-peluru-dan-37-senjata-dari-penggeledahan-rumah-24-tersangka-teroris
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menunjukkan sejumlah barang bukti yang disita Densus 88 Antiteror Polri saat pengeledahan di rumah 24 tersangka teroris yang ditangkap secara serentak di tiga daerah pada Sabtu, 14 Mei 2022. (Sumber: KOMPAS TV)
Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 244 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter disita Densus 88
Antiteror Polri dari pengeledahan rumah 24 tersangka teroris yang ditangkap di sejumlah
tempat pada Sabtu (14/5/2022) pekan lalu.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, selain 244 butir amunisi kaliber
5,56 mm, Densus 88 juga mengamankan senjata api, senjata tajam, amunisi senjata lain hingga alat elektronik.

Total senjata yang disita Densus 88 sebanyak 37 buah, dengan rincian satu pucuk senjata api revolver, delapan pucuk senapan PCP beserta peredam dan penyangga, satu pucuk senapan PCP merah hitam.

Selain itu, sebanyak 22 bilah senjata tajam jenis parang, empat badik, dan satu pisau lipat.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Puluhan Warga Poso dan Ampana Sulteng karena Diduga Terlibat Kelompok Teroris MIT

Kemudian 10 butir amunisi kaliber 38 spesial, dua bungkus amunisi berisi peluru mimis, satu
panah, enam buah anak panah, dua buah magazine senjata M-16 dan 26 unit handphone.

"Pengeledahan oleh Densus 88 ini disaksikan oleh saksi dan masyarakat di sekitar," ujar
Ramadhan saat jumpa pers di Mabes Polri, Selasa (17/5/2022).

Ramadhan menjelaskan, 24 tersangka teroris ini ditangkap secara serentak di sejumlah daerah di Indonesia. 

Sebanyak 22 tersangka ditangkap di Sulawesi Tengah, satu tersangka di Bekasi, dan satu tersangka di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Puluhan Orang Tewas akibat Serangan Kelompok Teroris di Berbagai Lokasi Burkina Faso




Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x