Kompas TV lifestyle travel

Mulai Februari 2024, Iran Bebaskan Visa bagi Wisatawan Indonesia dan 27 Negara di Dunia

Kompas.tv - 5 Februari 2024, 12:59 WIB
mulai-februari-2024-iran-bebaskan-visa-bagi-wisatawan-indonesia-dan-27-negara-di-dunia
Ilustrasi visa. (Sumber: Kompas.com)
Penulis : Danang Suryo | Editor : Deni Muliya

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Iran telah memberlakukan kebijakan bebas visa bagi wisatawan dari 28 negara, termasuk Indonesia per Senin (5/2/2024).

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengundang lebih banyak pengunjung ke negara tersebut, khususnya setelah pandemi Covid-19 melanda dunia.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Konsuler, Ali-Reza Bigdeli mengonfirmasi, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi "tetangga yang bersahabat" yang diadopsi oleh pemerintahan Ebrahim Raisi seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga: Apa Itu Stunting dan Bagaimana Cara Mencegahnya? Disebut Prabowo dan Ganjar dalam Debat Capres 2024

Kebijakan ini memungkinkan warga negara dari 28 negara, termasuk Jepang, Brazil, India, Meksiko, Peru, Indonesia, Singapura, Kuba, Tunisia, dan Tanzania, untuk masuk ke Iran tanpa visa.

Namun, ada catatan penting bahwa kebijakan ini hanya berlaku bagi mereka yang tiba di Iran melalui jalur udara, bukan penyeberangan perbatasan darat.

Baca Juga: Contoh Pidato Sambutan Ketua Panitia Isra Mikraj 2024 Singkat dalam Bahasa Jawa, Indonesia dan Sunda

Selain mempromosikan pariwisata, Iran juga berusaha memperkuat hubungan diplomatik dan budaya dengan berbagai negara di Amerika Latin, Asia Selatan, dan Asia Tengah.

Kebijakan bebas visa ini mencerminkan upaya Iran dalam memulihkan dan memperbarui hubungan diplomatik, seperti yang terlihat dalam perbaikan hubungan dengan Arab Saudi, UEA, dan Kuwait.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar Wilayah yang Gelar Pemutihan Pajak Motor Februari 2024, Bebas Denda

Dengan adanya kebijakan bebas visa, terbuka peluang bagi wisatawan Indonesia untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata unik dan menarik di Iran, seperti landmark Masjid Nasir al-Mulk, jembatan Si-o-se-pol, hingga Persepolis.

Menteri Pariwisata Ezzatollah Zarghami sebelumnya menyatakan, pemberian keringanan visa memiliki beberapa tujuan seperti menghidupkan kembali sektor pariwisata negara,

Baca Juga: 2024 Tahun Naga Kayu, 6 Shio Ini Diyakini Bakal Semakin Kaya

Industri pariwisata Iran sempat anjlok akibat pandemi yang berlangsung pada 2020 silam.

Namun, pertengahan 2023 tingkat pariwisata Persia tersebut tampak menunjukan pemulihan.

Dengan kemudahan akses ini, diharapkan akan terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisata ke Iran dan membawa dampak positif bagi pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi serta penguatan diplomasi budaya.



Sumber : Kompas TV

BERITA LAINNYA



Close Ads x