Kompas TV ekonomi ekonomi dan bisnis

Sandiaga Uno Usul Wisman 20 Negara ini Bebas Visa Kunjungan karena Belanjanya Banyak, Mana Saja?

Kompas.tv - 8 Desember 2023, 05:30 WIB
sandiaga-uno-usul-wisman-20-negara-ini-bebas-visa-kunjungan-karena-belanjanya-banyak-mana-saja
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajukan 20 negara untuk mendapatkan bebas visa kunjungan ke Indonesia, kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Sumber: Kompas.com)
Penulis : Dina Karina | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajukan 20 negara untuk mendapatkan bebas visa kunjungan ke Indonesia, kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Adapun 20 negara itu adalah Australia, China, India, Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Qatar, Uni Ermirat Arab, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Rusia, Taiwan, Selandia Baru, Italia, dan Spanyol. 

Dua negara lainnya, Sandi Uno menyebutkan merupakan negara dari Timur Tengah.

Baca Juga: Per 1 Januari Vaksin Covid-19 Berbayar: Cek Jenis Vaksin, Harga, dan Lokasi Mendapatkannya

“Kemenparekraf mengajukan 20 negara dengan (jumlah) wisatawan mancanegara tertinggi, di luar negara luar bebas visa kunjungan, yang merupakan 20 teratas penyumbang wisatawan mancanegara ke Indonesia. Termasuk juga beberapa negara Timur Tengah, yang berkaitan dengan investasi,” kata Sandi kepada wartawan di Kompleks Istana Negara, usai mengikuti rapat dengan Presiden Jokowi, Rabu (7/12/2023). 

Sandi menyampaikan, semakin bertambahnya negara yang mendapat bebas visa kunjungan, akan memberi efek berganda perekonomian. Mulai dari belanja para turis, konsumsi domestik, menarik investasi dan juga membuka lebar pengembangan ekonomi digital.

Sandi menyebut wisatawan asing dari 20 negara itu biasa menghabiskan uang yang cukup banyak saat berkunjung ke RI. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 Naik Lagi, Kemenkes Minta Masyarakat Kembali Terapkan Prokes

“Menyasar high spender, atau pariwisata berkualitas khususnya yang berkaitan dengan lama tinggalnya mereka di Indonesia dan dari segi belanja ke ekonomi lokal,” ujar Sandi, dikutip dari laporan jurnalis KompasTV. 

Setelah menerima usulan dari Kemenparekraf, Presiden Jokowi kemudia. menugaskan jajaran kementerian agar menyempurnakan usulan tersebut.

“Satu bulan ke depan akan finalisasi dan setelah itu kami akan dapat arahan dari Presiden dan kebijakan itu akan ditindaklanjuti dengan imigrasi,” ucapnya.

Sebelumnya, Sandi optimistis kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 11 juta kunjungan dapat dilampaui pada Desember 2023. Lantaran sepanjang Januari hingga Oktober kunjungan wisman telah mencapai 9,49 juta kunjungan.

Baca Juga: Jangan Dicoba! Bercanda Ada Bom di Pesawat dan Bandara Bisa Dipenjara | SINAU

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) capaian kunjungan wisatawan mancanegara pada Oktober 2023 didominasi kunjungan asal Malaysia.

“Siapa aja yang berkunjung ke Indonesia? Malaysia 14,16 persen, Australia 13,18 persen, Singapura 9,1 persen, Tiongkok 7,7 persen serta Timor Leste 6,02 persen,” ujar Sandiaga pada Senin (4/12). 

Sementara itu, kunjungan wisman didominasi moda transportasi udara pada Oktober 2023 yang mencapai 707.584 dengan pintu utama Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Soekarno Hatta, disusul moda transportasi laut tercatat sebesar 114.022 dan moda transportasi darat sebanyak 23.543.


 



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA



Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.