Kompas TV internasional kompas dunia

Iran dan China Akan Lakoni Kerja Sama Jangka Panjang

Minggu, 2 Agustus 2020 | 21:45 WIB
iran-dan-china-akan-lakoni-kerja-sama-jangka-panjang
Bendera Iran. (Sumber: AP Photo)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran dikabarkan bakal segera menjalin hubungan kerja sama dengan Pemerintah China.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengumumkan lalu tengah bernegosiasi dengan China sejak Juli lalu.

Negosiasi tersebut mengenai kesepakatan kerja sama strategis untuk jangka panjang, 25 tahun.

Baca Juga: Diancam Trump, ByteDance Akan Lepas Saham TikTok

Seperti dikuti dari Deustche Welle, perjanjian tersebut sebentar lagi bakal disepakati.

Rencananya kerja sama itu tak hanya meliputi ekonomi, tetapi juga militer.

China melihat Iran sebagai pasar besar untuk komoditas mereka, juga sumber dari minyak.

Editor : Haryo Jati

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:02
PK TERHADAP PERKARA MANTAN KEPALA BPPN SYAFRUDDIN ARSYAD TEMENGGUNG DITOLAK, KPK: KAMI HORMATI PUTUSAN MA   MA TOLAK PERMOHONAN PK YANG DIAJUKAN KPK TERKAIT PUTUSAN MANTAN KEPALA BPPN SYAFRUDDIN ARSYAD TEMENGGUNG   KOORDINATOR MAKI BOYAMIN SAIMAN MENILAI BARESKRIM POLRI PERLU MEMERIKSA JAKSA PINANGKI TERKAIT DJOKO TJANDRA   KPAI SARANKAN KEMENDIKBUD GRATISKAN INTERNET SISWA DARI DANA PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK (POP)   SOAL KLAIM HADI PRANOTO, KEMENKES: OBAT HARUS LOLOS UJI ILMIAH   KAROPENMAS SEBUT BARESKRIM PANGGIL PENGACARA DJOKO TJANDRA, ANITA KOLOPAKING SELASA, 4 AGUSTUS 2020   BUPATI BOGOR MINTA PENAMPUNGAN MIGRAN DIPINDAH DARI PUNCAK BOGOR   KEMENKES MINTA MASYARAKAT TIDAK MUDAH PERCAYA KLAIM HADI PRANOTO   TANGGAPI HADI PRANOTO, KEMENKES TEGASKAN PRODUKSI OBAT TIDAK SEMBARANGAN    GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOTO AKAN POTONG GAJI ASN YANG LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI KANTOR   KEMENDIKBUD BERI BANTUAN DANA UANG KULIAH TUNGGAL KEPADA 419.605 MAHASISWA TERDAMPAK PANDEMI COVID-19   GUBERNUR JAWA TIMUR KHOFIFAH INDAR PARAWANSA TEGASKAN PENENTUAN ZONA HIJAU BUKAN WEWENANG DAERAH   BAWASLU SEBUT PENYEDIAAN ALAT PELINDUNG DIRI UNTUK PENYELENGGARA PILKADA BELUM 100 PERSEN    KEMENRISTEK TIDAK PERNAH MEMBERIKAN DUKUNGAN UJI KLINIS OBAT HERBAL PRODUKSI BIO NUSWA YANG DIAKUI HADI PRANOTO