Kompas TV regional berita daerah

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mencanangkan gerakan Mari Jo Ba Kobon

Selasa, 21 Juli 2020 | 17:11 WIB

MANADO, KOMPAS.TV - Gubernur Sulawesi Utara  Olly Dondokambey  mencanangkan gerakan Mari Jo Ba Kobong atau ayo berkebun kepada warga Kotamobagu di tengah pandemi Covid-19 , Senin siang 20 Juli 2020. ajakan ini sengaja dilakukan untuk menyambut adaptasi kebiasaan baru di wilayah Sulawesi Utara.

Ajakan gerakan mari jo ba kobong atau ayo berkebun,  merupakan terobosan pemerintah propinsi Sulawesi Utara untuk menyambut adaptasi kebiasaan baru di sulawesi utara ditengah masa pandemi Covid-19.

Pada kesempatan ini juga,  Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey didampingi ketua tim pengerak PKK Propinsi Sulut,  Rita Maya Dondokambey Tamuntuan serta Pemerintah Kotamobagu melakukan panen perdana petani jagung dan bawang merah di Kotamobagu  pada Senin siang.

Selain itu, gubernur juga memberikan sejumlah bantuan dana stimulus dampak covid-19 berupa benih dan pakan ikan, bibit jagung,  bibit bawang merah dan alat pertanian kepada kelompok petani,  serta kitab suci alquran bagi masjid, madrasah dan pesantren.

Pencanagan gerakan mari jo ba kobong sengaja dilakukan untuk mengajak warga agar terbiasa beradaptasi dengan kebiasaan baru ditengah masa pandemi covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari, sebab sejauh ini antivirus covid-19 sejauh ini belum ada obatnya.

Diharapkan dengan dilaksanakannya  pencanagan gerakan marijo ba kobong, warga di Sulawesi Utara khususnya warga Kotamobagu dapat meningkatkan ketahanan pangan meski di tengah masa pandemi Covid-19,  yang nantinya akan disuport penuh oleh pemerintah propinsi Sulawesi Utara.

#kompastvmanado #gubernur #marijobakobong

RAHMAN RAHIM KOMPASTV  KOTAMOBAGU  SULAWESI UTARA

Saksikan Siaran Kompastv :

Chanel 48 UHF

Fb : Kompastv Manado

Yt : Kompastv Manado

 

Editor : KompasTV Manado



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:05
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020