Kompas TV klik360 cerita indonesia

Illegal Fishing di Laut Natuna, TNI AL Tangkap 2 Kapal Ikan Vietnam

Minggu, 19 Juli 2020 | 23:44 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Guspurla Koarmada I berhasil menangkap Kapal Vietnam yang melakukan illegal fishing di laut Natuna Utara.

KRI Yos Sudarso-353 sebagai kapal markas gugus tempur laut Koarmada I mengamanakan 2 kapal ikan Vietnam yang diduga melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di laut Natuna Utara, Sabtu (18/7/2020).

Saat Berpatroli, KRI Yos Sudarso-353 mendeteksi dua kapal ikan yang dicurigai kapal ikan asing.

Setelah didekati, dugaan itu benar yaitu kapal ikan Vietnam yang sedang melaksanakan kegiatan penangkapan ikan di perairan Natuna Utara kurang lebih 25 nautikel mil sebelah utara dari pulau Sekatung.

Dua kapal ikan Vietnam dengan nomor lambung BV 0274 TS dan BV 0887 TS tidak dapat mengelak setelah tertangkap basah ketika alat tangkap berupa jaring trawl yang dia miliki sedang ditebar.

Hal ini menjadi bukti kuat bahwa dua kapal tersebut sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

Komandan KRI Yos Sudarso-353 Letkol Laut (P) Maman Nurrohman jelaskan penangkapan ini merupakan komitmen prajurit KRI untuk amankan wilayah perairan NKRI.

"Hal ini merupakan wujud komitmen prajurit KRI dalam mengamankan wilayah perairan NKRI di Natuna," Ujar Maman

Kedua kapal ikan Vietnam ini berisi ABK sejumlah 10 orang warga negara Vietnam dan digelandang ke Lanal Ranai untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir menjelaskan para ABK juga akan diperiksa kesehatan sesuai protokol covid-19.

“setibanya dua kapal ikan Vietnam di pangkalan angkatan laut ranai, seluruh ABK diperiksa kesehatan sesuai protokol covid-19, dan barang yang dibawa maupun kapal yang digunakan disterilkan dengan disemprot disinfektan, dan diyakinkan ke 10 ABK tidak membawa wabah ke natuna.”ujar Dofir

Editor : Theo Reza



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:42
JUMLAH KASUS KORONA DI RUSIA: 1.570.446 POSITIF, 1.179.465 SEMBUH, 27.111 MENINGGAL DUNIA   WAKIL PM RUSIA TATIANA GOLIKOVA SEBUT TEMPAT TIDUR RS PASIEN KORONA DI 16 WILAYAH DI RUSIA SUDAH MENCAPAI KAPASITAS 90%   PHRI MALANG: TINGKAT OKUPANSI HOTEL DI KABUPATEN MALANG HARI INI MENCAPAI 60-70%   ANGKASA PURA I: JUMLAH KEDATANGAN PENUMPANG DOMESTIK DI BANDARA NGURAH RAI BALI CAPAI 9.539 ORANG PADA 28 OKTOBER 2020   URAI KEPADATAN KENDARAAN, JASA MARGA PERPANJANG PENERAPAN "CONTRAFLOW" DI TOL JAKARTA-CIKAMPEK HINGGA KM 65   DINKES BOGOR MINTA 17 WISATAWAN YANG REAKTIF TES CEPAT KORONA UNTUK TIDAK MELANJUTKAN PERJALANAN KE PUNCAK   SEBANYAK 17 WISATAWAN REAKTIF DARI HASIL TES CEPAT KORONA MASSAL DI 3 LOKASI KAWASAN PUNCAK BOGOR   TMII KEDATANGAN 10.000 PENGUNJUNG DI HARI KEDUA LIBUR PANJANG   LURAH CAKUNG TIMUR, JAKARTA TIMUR, PASTIKAN LIBUR PANJANG TAK HENTIKAN PROSES NORMALISASI KALI RAWA RENGAS   PRESIDEN JOKOWI BAGIKAN 22.007 SERTIFIKAT TANAH DI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN, SUMATERA UTARA   PEMERINTAH: ADA 2 PROVINSI DAN 5 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 502 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 4.463.884 SPESIMEN   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 68.888 ORANG