Kompas TV regional berita daerah

Hati-Hati Tagih Utang, Bisa Dituntut 2 Tahun

Rabu, 15 Juli 2020 | 17:05 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV - Febi Nur Amelia, terdakwa kasus pencemaran nama baik, dituntut 2 tahun penjara.

Tuntutan terhadap Amelia disampaikan jaksa dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Medan.

Jaksa Penuntut Umum dalam tuntutannya menyatakan Febi bersalah dan terbukti melakukan pencemaran nama baik dengan melakukan penagihan utang kepada Fitriani Manurung lewat media sosial.

Baca Juga: Tagih Utang ke Istri Kombes Lewat Medsos, Wanita Ini Dituntut 2 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, jaksa menjerat Febi dengan pasal 45 ayat 3 juntho pasal 27 ayat 3, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Usai mendengarkan tuntutan, kuasa hukum terdakwa menyatakan akan mengajukan pledoi.

Sebelumnya, terdakwa Febi Nur Amelia telah memberikan pinjaman uang sebesar Rp 70 juta kepada rekannya Fitriani Manurung, yang dalam kasus ini merupakan penggugat.

Febi dalam kesaksiannya menyatakan uang pinjaman tersebut akan digunakan Fitriani Manurung untuk mempromosikan jabatan suaminya yang berprofesi sebagai polisi.

Namun dalam proses penagihan utang, Febi mengaku sangat sulit untuk menghubungi Fitriani Manurung, sehingga memutuskan untuk melakukan penagihan lewat media sosial. (*)

Baca Juga: Pembelaan Istri Kombes yang Disebut Utang Rp70 Juta: Masa Sih Kita Ngutang, Enggak Ada Bukti Apa-apa

 

Editor : KompasTV Medan



BERITA LAINNYA


Peristiwa

PPP Jawab Kabar Wapres ke-9 Hamzah Haz

Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:28 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
10:16
HARI INI, TERDAKWA DJOKO TJANDRA KEMBALI JALANI SIDANG KASUS SURAT JALAN PALSU DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA TIMUR   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL MINTA TNI-POLRI PERKUAT PATROLI PROTOKOL KESEHATAN DI OBYEK WISATA SELAMA LIBUR PANJANG    KEMENKOP UKM MASIH KUMPULKAN TAMBAHAN DATA PEMERIMA BANTUAN SOSIAL BAGI YANG TERDAMPAK PANDEMI COVID-19   POLISI IMBAU MAHASISWA YANG BERUNJUK RASA WASPADAI PENYUSUP SAAT MENYAMPAIKAN ASPIRASI   IRAN MENCATAT ADA 337 KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DALAM 24 JAM TERAKHIR    CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEMENHUB MINTA PENYEDIA JASA TRANSPORTASI TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   MAJELIS ULAMA INDONESIA AKAN BAHAS BAHAYA KOMUNISME DALAM MUSYAWARAH NASIONAL 25-28 NOVEMBER 2020    MENKO POLHUKAM: BUKAN TIDAK MUNGKIN DI ANTARA PENGUNJUK RASA ADA PENYUSUP YANG INGIN MENCARI MARTIR   POLDA METRO JAYA TANGKAP 2 PENGELOLA GRUP FACEBOOK STM SE-JABODETABEK UNTUK KASUS KERICUHAN TOLAK UU CIPTA KERJA   POLRES JAKARTA PUSAT SIAGAKAN 6.000 PERSONEL KAWAL UNJUK RASA TOLAK UU CIPTA KERJA DI ISTANA NEGARA   BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 4,6 YANG TERJADI DI PANGANDARAN, JAWA BARAT, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   BMKG MEMPERKIRAKAN SEBAGIAN WILAYAH JAKARTA BERPOTENSI HUJAN DISERTAI PETIR PADA SORE DAN MALAM HARI   DITLANTAS POLDA METRO JAYA SIAPKAN 9 RUTE REKAYASA LALU LINTAS BAGI PENGENDARA DI SEKITAR ISTANA KEPRESIDENAN   ADA UNJUK RASA, DITLANTAS POLDA METRO JAYA IMBAU PENGGUNA JALAN HINDARI KAWASAN MONAS DAN ISTANA MULAI PUKUL 10.00 WIB