Kompas TV nasional berita kompas tv

Konferensi Pers Soal Kalung Anti Corona dari Kementerian Pertanian

Senin, 6 Juli 2020 | 13:21 WIB

KOMPAS.TV - Rencana produksi massal kalung eucalyptus yang diklaim Kementerian Pertanian, bisa berpotensi menjadi anti-virus corona, menuai kritik dan keraguan.

Pasalnya, selain belum mengantongi hasil uji klinis, klaim penangkal virus pada produk kalung ekaliptus ini, bisa berpotensi membuat masyarakat salah persepsi dan semakin abai terhadap protokol kesehatan.

Kalung dengan klaim antivirus corona yang dikembangkan Kementerian Pertanian kini dihujani kritik setelah Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengumumkan segera memproduksinya secara massal, bulan Agustus mendatang.

Pasalnya, kalung aromaterapi berbahan dasar daun ekaliptus ini belum lolos uji klinis.

Diperkenalkan pada Mei 2020, tak hanya kalung, sejumlah produk yang diklaim berpotensi menangkal covid-19 dan mencegah virus berkembang biak ini diklaim telah memiliki hak paten.

Namun, riset yang dilakukan belum dipublikasikan lewat jurnal ilmiah, dan tidak spesifik menggunakan virus sars-cov-2 yang menjadi penyebab wabah covid-19.
 

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:17
KPK AJAK MASYARAKAT PILIH CALON KEPALA DAERAH YANG JUJUR DAN BERINTEGRITAS DALAM PILKADA 2020   KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DORONG PEMULIHAN EKONOMI SEKTOR TRANSPORTASI   MENKO POLHUKAM: PERLU SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK UNTUK WUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BERSIH   MENKUMHAM YASONNA LAOLY TEGASKAN PENTINGNYA REVOLUSI DIGITAL PELAYANAN PUBLIK   BPOM SEBUT TAK KESAMPINGKAN ASPEK KEAMANAN, KHASIAT, DAN MUTU DALAM PEMBERIAN PERSETUJUAN VAKSIN COVID-19   SATGAS COVID-19 INDRAMAYU TERBITKAN ATURAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA MASA PILKADA 2020   KKP SEBUT TELAH MELATIH 47.000 ORANG DALAM SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: IZIN USAHA PENGOLAHAN KOMODITAS PERIKANAN SEMAKIN MUDAH DAN CEPAT   CEGAH PRAKTIK PENYIMPANGAN KOPERASI, KEMENKOP DAN UKM MULAI TERAPKAN REFORMASI SISTEM PENGAWASAN KOPERASI   BAWASLU RIAU AWASI KETAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   PT PUPUK INDONESIA TELAH SALURKAN 69 JUTA TON PUPUK BERSUBSIDI KEPADA PETANI   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: APLIKASI SIPETAK UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA PENGELOLAAN TAMBAK   MENKOMINFO: HAK ATAS KEBEBASAN BEREKSPRESI DAN BERPENDAPAT DI INDONESIA MEMILIKI BATAS YANG HARUS DIPATUHI   SATGAS COVID-19 LUNCURKAN SISTEM BERSATU LAWAN COVID-19 UNTUK OPTIMALKAN OPERASI YUSTISI