Kompas TV regional berita daerah

Calon Mahasiswa Ramai Ikut Rapid Test, Syarat UTBK PTN

Sabtu, 4 Juli 2020 | 11:55 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Calon mahasiswa di Surabaya, Jawa Timur, hingga Jumat (03/07/2020) malam antre ikut rapid test di sejumlah rumah sakit.

Mereka rela antre rapid test karena menjadi syarat ikut tes masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya.

Visual di atas adalah para calon mahasiswa yang antre menunggu giliran rapid test di RSUD Dokter Sutomo Surabaya.

Mereka rela antre karena ujian masuk perguruan tinggi negeri atau UTBK akan berlangsung pada 5 Juli mendatang atau 2 hari lagi.

Salah satu klinik laboratorium kesehatan di wilayah Surabaya selatan ramai dengan calon mahasiswa.

Baru setengah hari membuka layanan rapid test untuk peserta UTBK, lebih dari 40 orang sudah mendaftar.

Rata-rata biaya yang didiberikan bagi calon mahasiswa yang rapid test sebesar Rp 180.00,- sampai Rp 200.000,-.

Pihak laboratorium mengaku baru mendapatkan informasi syarat UTBK sesuai surat edaran Wali Kota Surabaya, pada Kamis (02/07/2020).

Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan surat edaran wali kota per tanggal 2 Juli 2020 terkait syarat pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer atau UTBK dan seleksi bersama masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Salah satu poin syarat dalam surat edaran wali kota ini adalah semua peserta tes wajib menunjukkan bukti hasil rapid test non reaktif saat mengikuti proses tes.

Penulis : Reny Mardika


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:00
PM BORIS JOHNSON: VARIAN BARU COVID-19 DARI INGGRIS BERPOTENSI LEBIH MEMATIKAN   PEMKAB SLEMAN PULANGKAN PENGUNGSI AKIBAT AKTIVITAS GUNUNG MERAPI PADA 26 JANUARI 2021   POLDA ACEH SEBUT 5 TERDUGA TERORIS MASIH JALANI PEMERIKSAAN SEBELUM DIBAWA KE MABES POLRI   DENSUS 88 SITA BUKU KAJIAN ISIS DAN DOKUMEN BERISI ANCAMAN TARGET TEROR DARI PENANGKAPAN 5 TERDUGA TERORIS DI ACEH   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO SEBUT ASN YANG TERBUKTI MENJADI TERORIS AKAN DIPECAT   POLDA METRO JAYA TARGETKAN 100 KAMERA TILANG ELEKTRONIK TERPASANG PADA 2021   KPAI MENILAI KEGIATAN BELAJAR JARAK JAUH MENCIPTAKAN KESENJANGAN ANTARMURID UNTUK DAPAT MENGAKSES PENDIDIKAN   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI LUHUT PANDJAITAN JADI KANDIDAT TUNGGAL KETUM PB PASI 2021-2025   BMKG MINTA MASYARAKAT WASPADAI POTENSI CUACA EKSTREM HINGGA FEBRUARI 2021   DRAF UU PEMILU MENGATUR LARANGAN BAGI MANTAN ANGGOTA HTI MENJADI CALON PESERTA DI PILKADA, PILEG, DAN PILPRES    DRAF UU PEMILU MENGATUR PILKADA 2022 BISA DITUNDA JIKA TERJADI BENCANA ALAM DAN NONALAM   SATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT WHO KEMBALI MENEGASKAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MASKER CEGAH PENULARAN COVID-19   WAKETUM PAN YANDRI SUSANTO TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DAN JALANI ISOLASI MANDIRI   KETUA RISET UJI KLINIS VAKSIN MENGATAKAN 7 DARI 1.820 PESERTA UJI KLINIS POSITIF COVID-19