HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Nurdin Abdullah : Longsor DI Wara Barat Akibat Alih Fungsi Lahan

Rabu, 1 Juli 2020 | 12:16 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyebut, dugaan sementra penyebab longsor di Kota Palopo, Jumat (26/6) lalu adalah karena alih fungsi lahan yang diperparah tingginya curah hujan.

Nurdin mengaku, dugaan tersebut berdasarkan hasil peninjauan sebelum terjadinya bencana.

Bahkan, saat berkunjung itu, dirinya telah mengingatkan masyarakat agar tidak bermukin di area tersebut.

"Sebenarnya kami sudah tinjau beberapa minggu lalu. Kita sudah lihat dan memang pada saat itu kita sudah sampaikan ke masyarakat untuk tidak lagi bermukim disana. Mungkin salah satu penyebab, dugaan sementara, ada alih fungsi lahan di atas, ditambah curah hujan yang tinggi," kata Nurdin Abdullah saat dikonfirmasi SmartFm Makassar.

Menurut Nurdin Abdullah, jalan yang mengalami kerusakan berstatus jalan nasional, sehingga menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Namun, akses tidak akan terganggu karena pemerintah provinsi sudah membuka jalur baru yakni Rantepao - Bua.

"Untungnya, kita sudah buka jalur baru Rantepao - Bua, itu jauh lebih dekat, medannya juga tidak terlalu ekstrim," ungkapnya.

Nurdin mengatakan, laporan yang diterimanya dari Wali Kota Palopo Judas Amir, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Lebih jauh, Ia berharap, Balai Jalan Nasional segera mengambil langkah strategis membenahi kerusakan yang timbul.

"Tentu BPBD dan UPT Dinas PU juga akan segera turun kesana," pungkasnya.

Sementara, Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ni’mal Lahamang menuturkan, hingga kini BPBD Kota Palopo beresama Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung bergerak ke lokasi usai kejadian untuk memantau dan mengevakuasi barang-barang warga. Petugas mengajak warga mengungsi, mengingat ada potensi longsor susulan.

Saat ini, kata Ni'mal, dibutuhkan personel untuk membantu penanganan bencana, serta anggaran yang akan digunakan merehabilitasi infrastuktur yang telah rusak seperti rumah warga dan akses jalan yang ikut hanyut terbawa longsor

#pascalongsor
#warabarat
#nurdinabdullah

Editor : KompasTV Makassar



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:52
AHMAD RIZA PATRIA MINTA RUMAH SAKIT SWASTA TAK PASANG HARGA "RAPID TEST" & "SWAB TEST" DENGAN HARGA TINGGI   WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA DUKUNG KEMENKES YANG TETAPKAN BIAYA "RAPID TEST" RP 150.000   PENELITI PERLUDEM FADHLI RAMADHANI: TINGKAT PARTISIPASI DALAM PILKADA 2020 SULIT MENINGKAT KARENA PANDEMI KORONA   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: KAPASITAS INDUSTRI LOKAL MASIH TERBATAS PRODUKSI ALAT TES DIAGNOSIS CEPAT KORONA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 TEGASKAN MASKER JADI KUNCI UNTUK CEGAH PENULARAN KORONA LEWAT UDARA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: UDARA DINGIN & RUANG TERTUTUP TINGKATKAN POTENSI PENULARAN KORONA LEWAT UDARA   IKUT JEMPUT ETY TOYYIB DI BANDARA, PIMPINAN MPR JAZILUL FAWAID JALANI TES PCR DAN DINYATAKAN NEGATIF KORONA   TENAGA KERJA INDONESIA YANG LOLOS DARI HUKUMAN MATI DI ARAB SAUDI, ETY BINTI TOYYIB, DINYATAKAN POSITIF KORONA   POLDA METRO JAYA: SATU ANGGOTA POLSEK TAMBUN MENINGGAL KARENA KORONA BERSTATUS ORANG TANPA GEJALA (OTG)   WALI KOTA SUKABUMI ACHMAD FAHMI SEBUT SEKOLAH TATAP MUKA BELUM BISA DILAKSANAKAN 13 JULI 2020   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT DISIPLIN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN HARUS JADI KEBIASAAN BARU   JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO AKUI DIKSI "NEW NORMAL" SALAH, GANTI DENGAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI SEKOLAH CALON PERWIRA ANGKATAN DARAT 1.200 ORANG   AHLI EPIDEMIOLOGI WINDHU PURNOMO: KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT KARENA PELAKSANAAN TES COVID-19 SEMAKIN MASIF