Kompas TV regional berita daerah

Unjuk Rasa Soal Pembakaran Bendera, Kader PDI-P Rusak Keranda Jenazah

Senin, 29 Juni 2020 | 19:59 WIB

KOMPAS.TV - Penuntutan pengusutan kasus pembakaran bendera PDI-P terus disuarakan kader partai tersebut di sejumlah daerah.

Beragam aksi dan orasi dilakukan di depan kantor polisi.

Seperti di Klungkung, Bali, kader PDI-P menuntut, agar pihak kepolisian segera menuntaskan kasus pembakaran bendera partai pdi pejuangan, yang dilakukan sejumlah oknum pada 24 Juni lalu di depan Gedung DPR RI.

Massa menyuarakan tuntutan sambil berkonvoi dan membawa spanduk, berkeliling Klungkung, mulai dari kantor PDI-P hingga ke Mapolres.

Di Tabanan, Bali, Kader PDI-P melaporkan kasus pembakaran bendera ke Polres Tabanan.

Sebelum membuat laporan ke polisi, mereka melakukan aksi pernyataan sikap terlebih dahulu.

Dalam pernyataanya, Kader PDI-P Tabanan meminta polisi segera mengusut kasus pembakaran bendera partai, karena dianggap mengusik ketenangan para kader Banteng Merah di seluruh Indonesia.

Sementara itu, di Yogyakarta, massa nasionalis marhaenis menggelar unjuk rasa di depan Istana Presiden Gedung Agung, di Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Dalam aksinya, massa yang sebagian besar adalah kader PDI Perjuangan merusak keranda jenazah, sebagai simbol kesetiaan pada Pancasila dan NKRI, serta menolak ideologi khilafah.

Menurut mereka, kelompok pro ideologi khilafah sengaja menggiring opini, bahwa massa nasionalis marhaenis adalah para pendukung ideologi komunis, yang jelas bertentangan dengan Pancasila.

Editor : Aleksandra Nugroho



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:55
BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MENANG 8-2 ATAS BARCELONA, BAYERN MUENCHEN LANJUT KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PEMAIN BELAKANG BARCELONA ASAL PERANCIS SAMUEL UMTITI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KAPOLSEK JENU, TUBAN, JAWA TIMUR, BENARKAN DAGING BANTUAN PROGRAM BPNT TIDAK LAYAK KONSUMSI   WAKIL KETUA DPRD DKI ZITA ANJANI MINTA WARGA TIDAK MEMBUAT LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS   PEMERINTAH SPANYOL MELARANG WARGANYA MEROKOK DI JALAN UMUM UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PBB TELUSURI LIMBAH BERBAHAYA BEKAS LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   GIANT EXTRA MARGO CITY DITUTUP SEMENTARA AKIBAT ADA PEGAWAI YANG POSITIF COVID-19