Kompas TV bisnis perbankan

Klarifikasi Video Viral Nasabah BCA Yang Tak Bisa Cairkan Deposito

Senin, 29 Juni 2020 | 01:10 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Sebuah video berdurasi satu menit viral di media sosial.

Video tersebut menampilkan protes dari seorang pengacara kondang, Hotman Paris.

Dalam video tersebut, Hotman menyebut, seorang nasabah BCA tidak bisa mengambil dana deposito yang ia tabung sejak tahun 1989.

"Pagi ini datang dari Surabaya. Mereka punya deposito sejak tahun 1989 di BCA. Pada saat mau dicairkan, BCA cabang Surabaya, sekarang masuk Veteran. Pada saat mau dicairkan katanya tidak ada kata BCA. Katanya disebutkan sudah dicairkan tapi tidak ada bukti. Tolong BCA ini nasib rakyat bagaimana," kata pengacara Hotman Paris dalam video tersebut.

Baca Juga: Hotman Paris Ikut Soroti Pedagang Bakso Viral yang Ludahi Mangkuk

Menanggapi video viral ini, Pengacara Hotman Paris pun angkat bicara lewat akun instagram pribadi miliknya @hotmanparisofficial.

Video tersebut dibuat pada hari Sabtu 27 Juni 2020.

“Tapi itu kejadian orang datang ke Kopi Joni beberapa tahun lalu, entah kenapa saya tidak mengerti alasannya, kenapa sekarang diviralkan. Saya tidak tahu siapa yang memviralkan, dan saya tidak setuju itu diviralkan, karena itu kejadian beberapa tahun lalu”, ujar Hotman Paris di video tersebut (27/6/2020).

Sementara itu, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn mengirimkan rilis melalui whatsapp kepada Kompas TV pada 27 Juni 2020.

Rilis tersebut menyebutkan, bahwa video viral tersebut tidak benar dan masalahnya sudah diselesaikan. 

“Sehubungan dengan kembali beredarnya video terkait Isu pencairan deposito di media sosial, dapat kami sampaikan bahwa video tersebut direkam dan disebarluaskan pertama kali pada Februari 2019. Dapat kami sampaikan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar”, ujar BCA dalam rilis tersebut.

Baca Juga: BCA Paling "Lahap" Akuisisi Perbankan


BCA juga menyebutkan akan menempuh jalur hukum atas beredarnya informasi tersebut.

“Atas perkara dimaksud sudah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan satu perkara lainnya sedang dalam proses pemeriksaan di pengadilan. Atas beredarnya informasi yang tidak benar tersebut, BCA akan menempuh langkah-langkah hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku”, seperti yang tertulis dalam rilis.

Video dan artikel ini dibuat untuk melengkapi video yang sudah kami tayangkan sebelumnya di kanal ini pada link https://www.youtube.com/watch?v=0m1WOTGCVMU

Penulis : Abdur Rahim




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:15
DITLANTAS POLDA METRO JAYA TINDAK 101 KENDARAAN BERKNALPOT BISING DI SEKITAR ISTANA NEGARA, JAKARTA PUSAT   RIBUAN SISWA PAUD DAN SD DI NTT KESULITAN LAKUKAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH KARENA KETERBATASAN INFRASTRUKTUR   TENAGA AHLI UTAMA KSP DANY AMRUL ICHDAN MINTA MASYARAKAT TAK SALAH ARTIKAN SOAL BENCI PRODUK LUAR NEGERI   PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK AGUS PAMBAGIO NILAI AJAKAN PRESIDEN BENCI PRODUK ASING BAHAYAKAN HUBUNGAN INTERNASIONAL   OJK: SAAT INI ADA 60 BANK WAKAF MIKRO DI INDONESIA   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BERHARAP SEPEDA JADI ALAT TRANSPORTASI MASYARAKAT DENGAN ADANYA JALUR SEPEDA PERMANEN   KEMENPAN DAN RB: BESARAN KUOTA PENERIMAAN ASN DI 2021 DITETAPKAN SEKITAR 1,3 JUTA ASN   DISHUB DKI TELAH SIAPKAN RUTE UNTUK JALUR SEPEDA PERMANEN DI RUAS JALAN JENDERAL SUDIRMAN-MH THAMRIN   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BELUM TERIMA LAPORAN PENYALAHGUNAAN JATAH VAKSIN DI PASAR TANAH ABANG   MENKO POLHUKAM: AHY KETUM DEMOKRAT BERDASARKAN ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RT PARTAI DEMOKRAT DI KEMENKUMHAM   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 3.715 ORANG: 2.868 SEMBUH, 172 MENINGGAL DUNIA, 675 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: 7 MARET 2021, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 11.148.477 SPESIMEN   HINGGA 7 MARET 2021, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 67.659 ORANG   SATGAS COVID-19: JUMLAH PASIEN SEMBUH HARI INI BERTAMBAH 5.146 ORANG, TOTAL 1.194.656 ORANG