Kompas TV regional berita daerah

Tahapan Pilkada Serentak Dilanjut Kembali, Panitia Pelaksana Wajib Rapid Test

Minggu, 28 Juni 2020 | 15:05 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV –Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember Jawa Timur mengggelar rapid test massal kepada penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020.

Rapid test massal dilakukan secara serentak di 31 Kecamatan Kabupaten Jember pada Sabtu (27/06). Total ada 1.538 petugas petugas penyelenggara pilkada yang rapid test.

Mereka terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, Staf KPU, Panitia Pengawas Kecamatan, dan Panitia Pengawas Desa atau Kelurahan.

Baca Juga: Pilkada Serentak 2020, Perludem: Fasilitas dan Protokol Kesehatan Harus Dipenuhi!

Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Achmad Susanto mengatakan seluruh petugas pelaksana Pilkada Serentak diwajibkan mengikuti rapid tes sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak, yang digelar dalam kondisi Bencana Non Alam Virus Corona Diseases.

Dalam kegiatan rapid tes massal kali ini belum ditemukan hasil reaktif Covid-19.  

Salah satu peserta rapid test, Sawinda Budi Utami mengaku senang dengan rapid test tersebut, karena selain menjadi kewajiban, rapid tes juga diperlukan untuk deteksi dini dan antisipasi penularan virus corona selama pelaksanaan tahapan pilkada.

Dengan rapid test tersebut, panitia pelaksana pilkada, yang sedang menjalankan tahapan pilkada, seperti verifikasi berkas calon perseorangan, merasa tenang, karena sudah mengetahui kondisi kesehatannya.

Baca Juga: Kendala Anggaran Pilkada Serentak, Bawaslu: APD Sangat Dibutuhkan!   

Selain rapid test, tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember juga akan memberikan alat pelindung diri, seperti maske,  face shield, handsanitizer dan tisue kepada ribuan petugas penyelenggara pemilu.

#PilkadaSerentak #RapidTest #PelaksanaPilkada

Editor : KompasTV Jember



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:34
BANGUN 23 TITIK SUPER WIFI DI LABUAN BAJO, MENKOMINFO JOHNNY G PLATE SEBUT JANGKAUANNYA MENCAPAI RADIUS 500 METER   JAKSA AKUI MASIH SELIDIKI BERKAS PERKARA KASUS DUGAAN SUAP PENGHAPUSAN “RED NOTICE” DJOKO TJANDRA   KEMNAKER OPTIMISTIS “OMNIBUS LAW” RUU CIPTA KERJA AKAN MENGHADIRKAN PERLINDUNGAN LEBIH BAGI PARA PEKERJA   KONFEDERASI PERSATUAN BURUH INDONESIA MINTA PRESIDEN JOKOWI MENGHENTIKAN PEMBAHASAN OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA   KOMISI X DPR SEBUT KLASTER PENDIDIKAN DITARIK DARI RUU CIPTA KERJA KARENA BANYAK PENOLAKAN DARI BERBAGAI PIHAK   BADAN ANGGARAN DPR SEPAKAT RAPBN 2021 DIBAWA KE SIDANG PARIPURNA   KEMENPAREKRAF SIAPKAN SEJUMLAH STRATEGI PENANGANAN COVID-19 DAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL DI SEKTOR PARIWISATA   KOMISIONER KPU IMBAU SEMUA PIHAK YANG TERLIBAT PILKADA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19   KAMPANYE PILKADA AKAN DIMULAI 26 SEPTEMBER 2020 DAN BERAKHIR PADA 5 DESEMBER 2020   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA: 208 TEMPAT USAHA DI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA KARENA LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN    PEMPROV DKI JAKARTA AKAN LIBATKAN 26 RUMAH SAKIT SWASTA MENJADI RUMAH SAKIT RUJUKAN PENANGGULANGAN COVID-19   MENTERI PPPA MINTA MASYARAKAT TETAP GUNAKAN MASKER DI RUMAH UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19 DI LINGKUNGAN KELUARGA   MENTERI PPPA SEBUT PIHAKNYA TENGAH MENYUSUN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 DI LINGKUP KELUARGA   MENTERI AIRLANGGA HARTARTO: PEMERINTAH TENGAH MERANCANG PERPRES & PETA JALAN TERKAIT DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19