Kompas TV regional berita daerah

Unjuk Rasa Dugaan Penyalagunaan Dana Covid-19,

Rabu, 24 Juni 2020 | 16:59 WIB

TAKALAR, KOMPAS.TV - Ratusan warga di takalar menggelar unjuk rasa terkait dugaan penyelagunaan dana covid-19 di daerahnya . Dana covid disebut dialihakn untuk pembelian motor bukan untuk penanganan covid-19 .

Massa yang mendatangi kantor desa lassang barat, kecamatan polong bangkeng utara, kabupaten takalar, ini menuntut agar kepala desa di copot dari jabatannya . Mereka menuding , dana untuk penanganan covid-19 tak digunakan sebagaimana mestinya , bahkan di alihkan untuk pembelian 15 unit motor .

Aksi ini pun sempat ricuh dan warga menyegel kantor desa tersebut. Penyegelan akan tetap dilakukan hingga kepala desa dan perangkat desa di berhentikan .

Massa yang tergabung antara warga dan mahasisa, langsung mendatangi kantor desa lassang barat, kecamatan polong bangkeng utara, kabupaten takalar, untuk menuntut kepala desa dan seluruh perangkatnya untuk di copot, hal itu di karenakan adanya dugaan penyalagunaan anggaran dana covid, yang di lakukan pihak pemerintah desa.

Yang kemudian anggaran itu,  di alihkan untuk pembelian 15 unit sepeda, yang di peruntukan bagi para perangkat desa, namun tak lama berselang, unjuk rasa tiba-tiba di warnai kericuhan, dimana kericuhan terjadi saat ratusan massa menerobos, masuk ke dalam kantor yang di jaga sejumlah aparat, seperti tni, dan polisi.

Di dalam kantor para massa, terlihat mengamuk sambil menyuruh seluruh para pekerja keluar dari kantor, tak hanya itu, kepala desa dan seorang camat yang juga sedang berada di dalam, di paksa untuk meninggalkan ruangan, kemarahan warga kemudian berlanjut, dengan melakukan penyegelan pintu masuk kantor.

Saat di tanyai terkait masalah anggaran tersebut, kepala desa yang sementara menjabat sebagai pelaksana tugas, bernama amiruddin, bahwa anggaran yang di belikan 15 unit sepeda bukanlah anggara dana covid, melainkan itu adalah dana yang di pake dari anggaran bagi hasil pajak dan retribusi, yang di kelolah pemerintah desa.

Sementara itu, warga berjanji penyegelan kantor desa tidak akan di buka, sebelum tunututan meereka bisa di penuhi oleh pemerintah kabupaten takalar, yang meminta kepala desa dan seluruh perangkat untuk segera di copot dari jabatan

 

 

#demotakalar
#korupsidanacovid19
#unjukrasaricuh

Editor : KompasTV Makassar



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:44
BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MENANG 8-2 ATAS BARCELONA, BAYERN MUENCHEN LANJUT KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PEMAIN BELAKANG BARCELONA ASAL PERANCIS SAMUEL UMTITI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KAPOLSEK JENU, TUBAN, JAWA TIMUR, BENARKAN DAGING BANTUAN PROGRAM BPNT TIDAK LAYAK KONSUMSI   WAKIL KETUA DPRD DKI ZITA ANJANI MINTA WARGA TIDAK MEMBUAT LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS   PEMERINTAH SPANYOL MELARANG WARGANYA MEROKOK DI JALAN UMUM UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PBB TELUSURI LIMBAH BERBAHAYA BEKAS LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   GIANT EXTRA MARGO CITY DITUTUP SEMENTARA AKIBAT ADA PEGAWAI YANG POSITIF COVID-19