Kompas TV entertainment lifestyle

Viral! Ada 2 Jenis Bumbu Indomie Goreng, Kenapa Berbeda?

Rabu, 10 Juni 2020 | 20:01 WIB

KOMPAS.TV – Warganet diramaikan dengan adanya perbedaan jenis bumbu Indomie Goreng.

Terdapat 2 jenis bumbu Indomie Goreng.

Jenis pertama berisikan minyak, kecap, bumbu, saus sambal dan bawang goreng.

Sedangkan pada jenis kedua berisikan minyak, kecap, bumbu, dan cabai bubuk.

Ternyata warganet dikejutkan dengen perbedaan ini, karena tidak banyak yang mengetahui bahwa ada perbedaan jenis bumbu pada Indomie Goreng.

Warganet pun banyak yang mengirimkan jenis Indomie Goreng manakah yang biasa mereka santap.

General Manager Marketing Noodle Division PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Julia Atman mengatakan bahwa informasi yang tersebar di media sosial mengenai perbedaan jenis bumbu Indomie Goreng adalah benar.

"Memang benar Indomie goreng memiliki 2 SKU (Stock Keeping Unit) yang disesuaikan dengan lidah masyarakat," ujar Julia, Selasa (9/6/2020), mengutip dari Kompas.com.

Tim Marketing Noodle Indofood telah melakukan tes mengenai perbedaan jenis bumbu Indomie Goreng ini, namum yang dipatkan adalah adanya perbedaan selera dari masyarakat di setiap daerahnya.

Head of Corporate Public Relation Indofood Novi Arlaida menambahkan terkait adanya perbedaan bumbu setersebut perti di unggahan tersebut.

"Untuk di Jawa (produksi di Pulai Jawa) betul menggunakan saus cabai, untuk yang luar Jawa menggunakan bubuk cabai. Karena mereka lebih suka Indomie dengan saus cabai, tapi kalau mereka yang di luar Jawa lebih suka Indomie dengan bubuk cabai,"

"Di pasar sudah ada lama sekali, sudah lebih dari 10 tahunan,"

Kata Novi sewaktu dihubungi terpisah kepada tim Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Baca Juga: Indomie Goreng dan Kecap ABC Jadi Favorit di Afrika

Penulis : Fransiska Wijayanti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19