Kompas TV nasional berita kompas tv

Pemerintah dan DPR Sepakat Menunda Pembahasan Kluster Ketenagakerjaan di RUU Cipta Kerja

Jumat, 24 April 2020 | 19:25 WIB
pemerintah-dan-dpr-sepakat-menunda-pembahasan-kluster-ketenagakerjaan-di-ruu-cipta-kerja
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas (ratas) melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (20/4/2020). (Sumber: YouTube: Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KOMPASTV - Pemerintah sepakat untuk menunda pembahasan kluster ketenagakerjaan dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

Presiden Joko Widodo menjelaskan penundaan pembahasan ini telah disampaikan kepada DPR dan mendapat persetujuan.

Menurut Jokowi, penundaan pembahasan ini untuk memberi waktu bagi pemerintah dan DPR untuk mengkaji pasal-pasal yang menjadi polemik. Terutama bagi kaum buruh.

Baca Juga: Ketua DPR Minta Pembahasan Kluster Ketenagakerjaan di RUU Cipta Kerja Ditunda, Ini Alasannya

"Hal ini juga untuk memberikan kesempatan kepada kita untuk mendalami lagi substansi dari pasal-pasal yang terkait dan juga untuk mendapatkan masukan-masukan dari para pemangku kepentingan," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Sebelumnya Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Badan Legislasi DPR untuk menunda pembahasan pasal-pasal terkait Ketenagakerjaan dalam omnibus law RUU cipta kerja.

Penundaan ini didasari beberapa faktor, mulai dari masa kerja DPR yang sempit karena menjelang Hari Raya Idul Fitri,  penanganan pandemi virus corona hingga kritikan dari masyarakat.

Editor : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:50
BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MENANG 8-2 ATAS BARCELONA, BAYERN MUENCHEN LANJUT KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PEMAIN BELAKANG BARCELONA ASAL PERANCIS SAMUEL UMTITI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KAPOLSEK JENU, TUBAN, JAWA TIMUR, BENARKAN DAGING BANTUAN PROGRAM BPNT TIDAK LAYAK KONSUMSI   WAKIL KETUA DPRD DKI ZITA ANJANI MINTA WARGA TIDAK MEMBUAT LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS   PEMERINTAH SPANYOL MELARANG WARGANYA MEROKOK DI JALAN UMUM UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PBB TELUSURI LIMBAH BERBAHAYA BEKAS LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   GIANT EXTRA MARGO CITY DITUTUP SEMENTARA AKIBAT ADA PEGAWAI YANG POSITIF COVID-19