Kompas TV nasional berita kompas tv

Ini Perbedaan Virus Corona pada Hewan dan Manusia, Tidak Bisa Saling Menularkan!

Selasa, 7 April 2020 | 18:09 WIB

KOMPAS.TV - Merebaknya virus Corona di Tanah Air, kini membuat pemilik hewan peliharan mulai khawatir dan bertanya, apakah hewan peliharaan mereka dapat tertular atau turut menyebarkan virus Corona.

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Kalimantan Barat menegaskan, virus Corona pada hewan berbeda dengan manusia, sehingga binatang peliharaan diyakini tidak berisiko menularkan virus Corona, maupun sebaliknya.

Seiring meluasnya penyebaran virus Corona, kini muncul kekhawatiran baru, terutama bagi mereka yang memiliki hewan peliharan.

Banyak pertanyaan yang muncul terkait, apakah hewan peliharaan bisa tertular virus Corona.

Kekhawatiran dan pertanyaan-pertanyaan ini muncul karena beredarnya kabar, dua ekor kucing dan satu anjing di Tiongkok dan Belgia terinfeksi virus Corona dari pemiliknya.

Menanggapi hal ini, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Kalimantan Barat menenangkan, bahwa sebagian besar binatang peliharaan tidak terlalu berisiko tertular virus Corona.

Selain itu, pemilik hewan peliharaan juga diimbau untuk tidak khawatir binatang peliharaan dapat menyebarkan Covid-19 ke manusia.

Virus Corona memiliki dua family, yakni Alpha Corona Virus merupakan jenis yang menular pada hewan, dan Bheta Corona Virus yang dapat menular pada manusia.

Karena memiliki perbedaan, kedua virus ini tidak dapat saling menularkan satu sama lain.

Selain itu, organisasi kesehatan dunia, WHO, menyatakan belum ada laporan kasus binatang peliharan yang menularkan virus Corona ke manusia.

Meski demikian, WHO tetap mengimbau agar pemilik hewan peliharaan tetap melakukan langkah-langkah pencegahan dengan menjaga kebersihan dan rajin mencuci tangan.

Penulis : Aleksandra Nugroho


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:32
POLISI RUSIA TANGKAP 3.400 ORANG DALAM AKSI PROTES NASIONAL MENUNTUT PEMBEBASAN PEMIMPIN OPOSISI ALEXEI NAVALNY   TINGGI MUKA AIR DI PINTU AIR PASAR IKAN, JAKARTA UTARA, BERSTATUS SIAGA II BANJIR PADA MINGGU PAGI   BMKG: SEBAGIAN BESAR WILAYAH JAKARTA HUJAN DENGAN INTENSITAS RINGAN DAN SEDANG PADA MINGGU PAGI   BNPB MENCATAT SEBANYAK 197 BENCANA TERJADI DI INDONESIA SEJAK 1 HINGGA 23 JANUARI 2021   PEMERINTAH PERPANJANG PROGRAM STIMULUS TARIF LISTRIK BAGI GOLONGAN RUMAH TANGGA 450 DAN 900 VA HINGGA MARET 2021   ERICK THOHIR MENGGANTIKAN WIMBOH SANTOSO, KETUA OJK YANG MENJABAT KETUA UMUM MES PERIODE 2017-2020   MENTERI BUMN ERICK THOHIR TERPILIH SEBAGAI KETUA UMUM MASYARAKAT EKONOMI SYARIAH (MES) PERIODE 2021-2024   ISTANA KEPRESIDENAN TERIMA SURAT PERSETUJUAN DPR SOAL PENGANGKATAN KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI   HARI INI, PRESIDEN MESIR LUNCURKAN KAMPANYE VAKSINASI COVID-19 SECARA MASSAL MENGGUNAKAN VAKSIN SINOPHARM   SEUSAI PULANG DARI LUAR KOTA, WAKIL BUPATI PANGANDARAN ADANG HADARI TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   DONI MONARDO POSITIF COVID-19, KOMISI IX DPR OPTIMISTIS TAK AKAN GANGGU KINERJA PENANGANAN COVID-19 DI INDONESIA   GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOWO: 248.600 DOSIS VAKSIN AKAN DIBAGIKAN KE 12 DAERAH UNTUK VAKSINASI TAHAP PERTAMA   PROVINSI JAWA TENGAH TELAH MENERIMA 248.600 DOSIS VAKSIN TAMBAHAN DARI KEMENKES PADA 23 JANUARI 2021   KASUS COVID-19 MENINGKAT DI JAKARTA, OMBUDSMAN: TERLALU DINI MENILAI EFEKTIVITAS PERDA COVID-19