HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV bisnis kompas bisnis

Atasi Corona, Manusianya Sehat Dulu, Lalu Bangkitkan Ekonomi!

Kamis, 2 April 2020 | 13:00 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Sepi bahkan cenderung tak ada pengunjung. Inilah kondisi salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Utara pasca imbauan untuk tetap di rumah digaungkan.
Pusat perbelanjaan pun mulai mengatur jam operasional dan memproyeksi omzet akan turun drastis.

Konsumsi selama ini jadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Namun pandemi virus corona sudah bisa dipastikan akan memukul konsumsi.

Tahun lalu, konsumsi berkontribusi lebih dari 50 persen untuk pertumbuhan ekonomi. Jauh lebih tinggi dibanding konstribusi pembentukan modal tetap bruto dan ekspor barang dan jasa.

Bank Indonesia lewat survei penjualan eceran pun memproyeksi bulan februari penjualan ritel akan melambat 1,9 persen sementara di Januari terkontraksi minus 0,3 persen.

Meski tanda perlambatan nyata, Kamar Dagang Indonesia menilai prioritas utama saat ini adalah memutus virus terlebih dahulu. Setelahnya barulah stimulus untuk merangsang ekonomi bisa dievaluasi.

Senada dengan kadin, asosiasi pengusaha Indonesia mendorong agar infrastruktur kesehatan ditingkatkan.
 
Lalu bagaimana masyarakat menanggapi kondisi ini? Waspada sudah pasti, panik dijauhi. Masyarakat pun menantikan langkah pasti apa dari pemerintah untuk menanggulangi pandemi ini.

 Manusia harus jadi pilihan pertama saat ini. Awan kelabu ekonomi sudah pasti akan terjadi. Tapi untuk kondisi saat ini, ekonomi bisa dinomorduakan terlebih dulu, karena tanpa manusia sehat sudah pasti ekonomi akan tambah sakit.

Editor : edika ipelona



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
00:01
KPU PREDIKSI BIAYA PILKADA 2020 MENINGKAT JIKA DIGELAR DI MASA PANDEMI COVID-19   HINDARI KERUMUNAN MASSA, KPAI SARANKAN PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DILAKUKAN SECARA DARING   KETUA KOMISI X DPR SYAIFUL HUDA TOLAK WACANA PEMBUKAAN SEKOLAH DI ZONA MERAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   WALI KOTA BEKASI IZINKAN WARGA YANG TINGGAL DI ZONA HIJAU COVID-19 SHALAT JUMAT DI MASJID MULAI PEKAN DEPAN   PEMKOT JAKARTA BARAT FUNGSIKAN MASJID KH HASYIM ASYARI UNTUK ISOLASI PEMUDIK YANG BALIK KE JAKARTA   YLKI TOLAK RENCANA PEMBUKAAN MAL DI DKI JAKARTA PADA 5 JUNI 2020   PSBB DIPERPANJANG, PEMKOT BOGOR PERKETAT PROTOKOL KESEHATAN DAN ARUS KELUAR MASUK   POLDA SUMATERA BARAT SIAPKAN 6.000 PERSONEL UNTUK DUKUNG KEBIJAKAN KENORMALAN BARU   MENTERI PUPR MINTA BADAN PENGEMBANGAN SDM SIAPKAN MODUL “E-LEARNING” DI ERA KENORMALAN BARU   TIDAK PERPANJANG PSBB, PEMKOT MALANG SIAPKAN SKEMA KENORMALAN BARU   PEMKOT SOLO PERPANJANG STATUS KEJADIAN LUAR BIASA VIRUS KORONA HINGGA 7 JUNI 2020   GUBERNUR JATENG AKAN BERI MODAL DAN PELATIHAN KERJA UNTUK WARGA YANG TAK KEMBALI KE JAKARTA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO LARANG WARGA YANG TERLANJUR MUDIK UNTUK KEMBALI KE JAKARTA   GUGUS TUGAS COVID-19: WARGA YANG AKAN KEMBALI KE JAKARTA HARUS UNDUH APLIKASI BERSATU LAWAN COVID (BLC)