Kompas TV regional berita daerah

Bawaslu Tawarkan Pendidikan Politik Sejak Dini

Rabu, 11 Maret 2020 | 14:29 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Badan pengawas pemilu provinsi sulawesi selatan berencana memberikan pendidikan politik bagi anak SMP pendidikan politik sedini mungkin di nilai penting untuk mencegah  anak menjadi apatis pada politik dan memotivasi anak muda di sulawesi selatan untuk terlibat aktif dalam politik.

Pendidikan politik pada anak remaja di gaungkan oleh badan pengawas pemilu sulsel komisioner bawaslu sulsel syaful  jihad memaparkan tingkat ketertarikan anak muda di sulsel masih sangat rendah dalam diskusi publik bertema momentum politik muda di pilkada 2020 bersama  network for indonesian democratif atau netflid dan kompastv, syaful menyayangkan sosialisasi politik yang baru di berikan saat anak berusia 17 tahun atau SMA.

Menurutnya pendidikan politik harusnya di berikan sedini mungkin anak-anak remaja di usia smp yang sudah akrab dengan internet bisa mengakses informasi apa pun termasuk politik jika tidak di dampingi dan di bekali dengan pendidik politik yang tepat anak-anak remaja bisa menjadi apatis sebaliknya jika di dampingi dengan pendidikan politik yang benar.

Hal yang sama di sampaikan oleh ketua netflid indonesia dahlia umar,  pendidikan politik seperti bahaya politik uang dan politisasi isu sarah bisa menjadi penyaring informasi bagi generasi muda agar tidak terjebak dalam politisasi yang kerap menjadikan isu sara sebagai pemecah politik/serta menjadi pengawas demokrasi di dinasti politik.

di tahun 2020 dan 2024 nanti jumlah anak muda dan pemilih pemula di pemilu cukup tinggi untuk itu pendidikan politik sedini mungkin harus di lakukan agar generasi muda tidak apatis pada politik dan ikut mengawal demokrasi di pemilu dan pilkada 2020 ini.

#Pilkada2020
#bawaslukotamakassar
#KPUmakassar

Penulis : KompasTV Makassar



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:38
PRESIDEN FILIPINA RODRIGO DUTERTE SEBUT METRO MANILA MASIH DIKARANTINA HINGGA AKHIR 2020   AMAZON WEB SERVICE BERENCANA MEMBANGUN DATA "CENTER" DI INDONESIA PADA 2021   AMAZON WEB SERVICE SEBUT INDONESIA BERPOTENSI JADI PASAR LAYANAN "CLOUD" BERSKALA BESAR   KENA OTT KPK, KEKAYAAN BUPATI BANGGAI LAUT, SULAWESI TENGAH, WENNY BUKAMO, MENCAPAI RP 5,43 M   OTT BUPATI BANGGAI LAUT WENNY BUKAMO, KPK JUGA TANGKAP PIHAK SWASTA   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS ANCAM PIDANA PIHAK YANG HALANGI PROSES HUKUM RIZIEQ SHIHAB   SATGAS COVID-19 KOTA BOGOR BELUM TERIMA HASIL TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   PGRI MENILAI HARUS ADA SANKSI BAGI GURU DAN PEGAWAI MAN 22 PALMERAH YANG BERWISATA KE YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI   POLDA METRO JAYA USUT PEMBUAT VIDEO AJAKAN JIHAD DALAM AZAN YANG VIRAL DI MEDIA SOSIAL   PENYIDIK POLDA METRO JAYA AKAN JADWALKAN KEMBALI PEMANGGILAN TERHADAP TERSANGKA KASUS DUGAAN MAKAR, EGGI SUDJANA   FITRA MENILAI ANGGOTA DPRD DKI JAKARTA TAK BEREMPATI ATAS USULAN KENAIKAN GAJI DI TENGAH PANDEMI   SATGAS COVID-19 PAPUA SEBUT PEMERINTAH PUSAT KELIRU SAMPAIKAN DATA KORONA DI PAPUA KARENA MASALAH SISTEM   SATGAS COVID-19 AJAK MASYARAKAT BEKERJA SAMA KENDALIKAN ANGKA PENULARAN KORONA   SATGAS COVID-19 SEBUT MASYARAKAT KIAN ABAI TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN