Kompas TV nasional berita kompas tv

Per 8 Maret 2020: WNA dari Iran, Italia, dan Korsel Dilarang Masuk

Sabtu, 7 Maret 2020 | 04:01 WIB

KOMPAS.TV - Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, per tanggal 8 Maret 2020, Kementerian Luar Negeri Indonesia melarang masuk warga negara asing atau WNA dari Iran, Italia, dan Korea Selatan.

Kebijakan ini bersifat sementara namun belum dapat dipastikan akhir masa berlakunya.

Pertimbangan ini didasarkan data WHO yang menyebutkan bahwa Iran, Italia, dan Korsel memiliki tingkat kenaikan kasus corona yang signifikan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan larangan masuk atau transit ini berlaku bagi WNA yang berasal atau memiliki riwayat perjalanan 14 hari ke belakang dari tiga negara tersebut, terutama kota atau provinsi tertentu.

Larangan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya pemerintah melarang warga Tiongkok masuk untuk sementara waktu, yang diberlakukan sejak 2 Februari 2020.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala menyebut telah menolak sebanyak 118 WNA untuk masuk ke Indonesia dalam pencegahan penyebaran virus corona.

Penolakan di antaranya karena mereka memiliki suhu tubuh 38 derajat Celsius.

Selain itu, penolakan juga dilakukan bagi WNA yang datang dari wilayah episentrum Covid-19 atau berada di wilayah itu selama 14 hari.

Editor : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:57
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020