HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Produksi Masker Ilegal di Cakung Digerebek Polisi, 10 Orang Ditangkap

Jumat, 28 Februari 2020 | 16:37 WIB
produksi-masker-ilegal-di-cakung-digerebek-polisi-10-orang-ditangkap
Penggerebekan pabrik masker di kawasan Cakung, Jumat (28/2/2020). (Sumber: KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

JAKARTA, KOMPASTV – Gudang produksi masker illegal digerebek tim Polda Metro Jaya, Jumat (28/2/2020).

Produksi masker ilegal itu berlokasi di pergudangan Central Cakung Blok i nomor 11, Cakung Cilincing, Jakarta Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan masker yang diproduksi tidak memiliki standar nasional Indonesia (SNI). Tak hanya itu masker tersebut juga tidak memiliki izin dari kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Fakta Penggerebekan Masker Ilegal: Bahan Produksi dari China Hingga Raup Rp250 Juta per Hari

Selain mengamankan masker ilegal, tim Polda Metero Jaya juga menemukan masker yang sengaja ditimbun. Penimbunan masker ini sengaja dilakukan di tengah kelangkaan masker akibat wabah Virus Corona.

"Setelah kita lakukan penggerebekan dan penggeledahan di lokasi ini, ternyata di tempat ini bukan hanya menimbun, bahkan memproduksi secara ilegal, yang tidak sesuai dengan standar, tidak memiliki ijin dari Kementerian Kesehatan," kata Yusri di pergudangan Central Cakung, Cakung Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (28/2/2020).

Saat pengerebekan tim berhasil mengamankan sekitar 10 orang mulai sopir hingga penanggung jawab yang masing-masing berinisial YRH ,EE, F, DK, SL, SF, ER, D, S dan, LF dan 600 kardus berisi 30 ribu masker siap edar.

Penulis : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA

Opini

Covid-19: Antara Beijing dan Roma

Jumat, 3 April 2020 | 07:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:40
BANK DUNIA AKAN GELONTORKAN DANA BANTUAN DARURAT 160 MILIAR DOLLAR AS UNTUK TANGANI DAMPAK VIRUS KORONA   PEMKOT TANGERANG DISTRIBUSIKAN 1.145 ALAT PELINDUNG DIRI DAN 35.850 MASKER UNTUK TENAGA MEDIS   PANDEMI VIRUS KORONA, MENTERI PMK MUHADJIR EFFENDY IMBAU TKI DI MALAYSIA TAK PULANG KAMPUNG   MENSOS HARAP KEPALA DAERAH TAMBAH PROGRAM BANTUAN SOSIAL UNTUK WARGA MISKIN SELAMA PANDEMI KORONA   CEGAH PENYEBARAN KORONA, MASJID ISTIQLAL PERPANJANG MASA TAK GELAR IBADAH SHALAT JUMAT BERJEMAAH HINGGA 19 APRIL   BUPATI TRENGGALEK: KPE BERISI UANG ELEKTRONIK RP 100 RIBU YANG BISA DIGUNAKAN UNTUK BELI KEBUTUHAN POKOK   PEMKAB TRENGGALEK AKAN SIAPKAN 5.000 KARTU PENYANGGA EKONOMI (KPE) BAGI WARGA YANG TERDAMPAK VIRUS KORONA   PEMKAB TANGERANG AKAN KARANTINA WARGA BERSTATUS ODP KORONA DI GRIYA ANABATIC   KETUA DPR PUAN MAHARANI PASTIKAN PEMBAHASAN "OMNIBUS LAW" CIPTA KERJA DI DPR JALAN TERUS   PANDEMI VIRUS KORONA, MENTERI BUMN ERICK THOHIR PASTIKAN PROYEK BUMN TETAP BERJALAN   KEMENTERIAN PERTANIAN JAMIN KETERSEDIAAN PASOKAN CABAI AMAN HINGGA LEBARAN   JELANG RAMADAN DAN LEBARAN, PERUM BULOG PASTIKAN STOK BERAS MENCUKUPI   MENTERI PUPR SEBUT PROYEK MOTOGP DAN KAWASAN STRATEGIS PARIWISATA NASIONAL DI MANDALIKA TETAP BERJALAN    GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TUNGGU ARAHAN MUI SOAL KEBIJAKAN BERIBADAH SELAMA BULAN RAMADAN