HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Harga Masker Mahal, Menkes: Salahmu Sendiri Kok Beli Ya

Sabtu, 15 Februari 2020 | 21:28 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus saat diwawancarai oleh media di Halim Perdanakusuma (15/2/2020) (Sumber: KOMPASTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjawab pertanyaan wartawan mengenai harga masker yang saat ini melonjak tinggi alias mahal setelah menyebarnya Virus Corona. Menkes menjawab "Salahmu sendiri kok beli Ya".

Hal ini dikatakan oleh Menteri Kesehatan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Sabtu, 15 Februari 2020.

Menkes mengatakan tidak perlu menggunakan masker kalau tidak sakit. Orang yang sehat menurutnya tak perlu menggunakan masker. Menurut Menkes dari WHO pun mengatakan tak perlu menggunakan masker jika tak sakit. Masker digunakan oleh orang yang sakit agar tak menulari penyakitnya.

Menkes merasa wajar ketika harga masker saat ini melonjak tajam karena banyak orang yang mencari masker.

Baca Juga: Imbas Corona, Keliling Pasar Pramuka Nemu Masker Harganya Sampai Sejuta!

"Itu kan pasar begitu, kalau dibutuhkan banyak harga naik, kalau orang nyari malah justru makin mahal. Kan begitu, tapi kalau enggak ada yang nyari turun sendiri harganya," ucap dia.

Harga masker di Indonesia sempat menjadi sorotan karena harga masker naik hingga 10 kali lipat dari harga aslinya.

Penulis : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:15
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   KOMNAS HAM MINTA PRESIDEN DAN DPR TUNDA PENGESAHAN RKUHP   KANWIL KEMENKUMHAM BALI SIAPKAN BLOK KHUSUS UNTUK NARAPIDANA BERSTATUS POSITIF KORONA   KEMENTERIAN LUAR NEGERI ALOKASIKAN RP 110 MILIAR UNTUK PENANGANAN VIRUS KORONA   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO TERBITKAN SE LARANGAN MUDIK BAGI ASN DAN KELUARGA   KEMENDIKBUD MENDATA 40.081 SENIMAN TERDAMPAK PANDEMI VIRUS KORONA   IKATAN DOKTER NDONESIA INVESTIGASI MENINGGALNYA PETUGAS MEDIS TANGANI KORONA   PEMKAB BANTUL, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUMAH ISOLASI WARGA YANG MUDIK DARI LUAR DAERAH   KETUA DPR: PEMERINTAH PERLU MILIKI DATABASE TERKAIT RUMAH SAKIT YANG TENAGA KESEHATANNYA MEMERLUKAN APD   MENLU SEBUT 907 WNI PESERTA JAMAAH TABLIGH BERADA DI LUAR NEGERI, PALING BANYAK DI INDIA   MENSOS: WARGA MISKIN DI JABODETABEK DAPAT PAKET SEMBAKO BUKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI   MUI: JIKA PANDEMI VIRUS KORONA MASIH TAK TERKENDALI, SHALAT IDUL FITRI DITIADAKAN   GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN KORONA SERAHKAN 7.000 APD KE DOKTER GIGI DAN SPESIALIS THT