HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Sensus Penduduk 2020 Dimulai Besok, Ini Cara Ikut Sensus Online

Jumat, 14 Februari 2020 | 22:00 WIB
Sensus Penduduk 2020 akan mulai dilakukan pada 15 Februari 2020 (Sumber: KOMPASTV/ DIANA/ CHANDRA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mulai Besok Sabtu, 15 Februari 2020 Badan Pusat Statistik atau BPS akan melakukan sensus penduduk 2020. Pendataan jumlah masyarakat Indonesia ini akan berlangsung secara daring dan juga pendataan langsung.

Untuk ketujuh kalinya, sensus penduduk dilakukan di Indonesia. Pada tahun ini, BPS menggandeng data kependudukan dari Dirjen Dukcapil yang digunakan sebagai data awal dalam pendataan jumlah penduduk. Kemudian, data ini akan dikombinasikan dengan sensus daring atau online yang bisa diakses melalui situs sensus.bps.go.id.

Proses pengisian daring atau secara online ini akan berlangsung mulai 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020. Lalu akan dilanjutkan dengan metode pengisian langsung dari rumah ke rumah pada 1-31 Juli mendatang.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, "Untuk sensus penduduk online ini, silakan masyarakat membuka sensus.bps.go.id yang kita perlukan adalah NIK, jadi masukan NIK nya kemudian masukan nomor KK. Kemudian nanti membuat password. Jadi nanti setiap KK passwordnya hanya satu. Kalau satu KK ada 5 orang, passwordnya harus sama. Bisa diisikan semuanya, bisa juga masing-masing, tapi passwordnya harus sama. Intinya dokumen yang kita butuhkan itu, ada NIK dan KK. Kemudian kalau mereka mempunyai akta pernikahan silakan masukan, tapi kalau tidak ada, itu akan tetap jalan."

BPS sebagai pihak penyelenggara mengaku memiliki sejumlah kendala seperti mobilitas penduduk perkotaan yang tinggi, tingkat kejujuran dalam pengisian kuesioner hingga kondisi geografis di sejumlah wilayah. Namun, Kepala BPS Suhariyanto menegaskan upaya maksimal akan dilakukan dengan pengerahan 390 ribu petugas sensus dan penggunaan kombinasi moda pengumpulan data harus dilakukan. Hal ini karena data hasil sensus sangat penting dalam pengambilan keputusan di masa mendatang.

Penulis : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA

CERITA INDONESIA

Uniknya Kampung Parikan di Surabaya

Selasa, 25 Februari 2020 | 16:18 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:34
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB   BMKG: WASPADA HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR DAN ANGIN KENCANG DI SELURUH WILAYAH BENGKULU   MAL AEON JAKARTA GARDEN CITY DITUTUP SEMENTARA DAN DIJAGA PASCAUNJUK RASA OLEH SEJUMLAH MASSA   ASOSIASI PENGUSAHA TRUK INDONESIA: 20.000 TRUK PERUSAHAAN LOGISTIK DI JAKARTA BERHENTI BEROPERASI KARENA BANJIR   PETA LISTRIK JAKARTA (PELITA): PLN MELAKUKAN PEMADAMAN LISTRIK SEMENTARA DI 850 WILAYAH JAKARTA KARENA BANJIR   POLISI AKAN TINDAK TEGAS AKSI KRIMINAL YANG MANFAATKAN RUMAH KOSONG SAAT BANJIR   KEPALA BNPB DONI MONARDO SEBUT PENYEDOTAN AIR TANAH MENJADI SALAH SATU PEMICU BANJIR DI JAKARTA   "UNDERPASS" GUNUNG SAHARI, JAKARTA PUSAT, TERENDAM BANJIR, ARUS LALU LINTAS DIALIHKAN   DISHUB DKI JAKARTA: HARI INI PENERAPAN SISTEM GANJIL-GENAP DITIADAKAN AKIBAT BANJIR   DINAS SUMBER DAYA AIR DKI TERJUNKAN 170 POMPA "MOBILE" DI SELURUH WILAYAH JAKARTA UNTUK ATASI BANJIR   DINAS SUMBER DAYA AIR DKI: SEJUMLAH RUMAH POMPA AIR DI JAKARTA TAK BERFUNGSI AKIBAT TERENDAM BANJIR   SIMULASI UJIAN NASIONAL DI SMA NEGERI 6 BEKASI DIBATALKAN KARENA BANJIR   62 SEKOLAH DI KOTA BEKASI TERPAKSA DILIBURKAN AKIBAT BANJIR