Kompas TV nasional berita kompas tv

Soal Corona, Menko PMK: Indonesia Mampu Teliti 1.000 Lebih Sampel

Jumat, 14 Februari 2020 | 09:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memastikan Indonesia mampu meneliti lebih dari seribu sampel virus corona.

Hal itu berdasarkan kunjungan Muhadjir ke Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Dokter Sri Umiyati di Badan Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jakarta Pusat Rabu 12 Februari 2020.

Baca Juga: Terbongkar! Benarkah Ada Virus Corona di Meikarta?

Menko PMK menyebut Indonesia sudah memiliki Polymerase Chain Reaction (PCR) yang cukup memadai dan fasilitas laboratorium yang lengkap. Bahkan di laboratorium ini diklaim mampu mendeteksi ada tidaknya virus corona di sampel hanya dalam dua jam.

Pemerintah akan mengakhiri obervasi 238 WNI di Natuna pada Sabtu, 15 Februari nanti. Jika tes terkahir dinyatakan sehat, mereka akan diterbangkan ke Jakarta untuk selanjutnya kembali ke daerah masing-masing.

Baca Juga: Jumlah Kasus Virus Corona di China Melonjak, Capai 59.651 Orang

Sebelum kepastian pemulangan, WNI akan menjalani pemeriksaan kesehatan terakhir pada Sabtu pagi (15/2) guna memastikan siap dipulangkan. Nantinya, warga yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok ini akan diterbangkan menggunakan pesawat angkatan udara dan mendarat di Halim Perdana Kusuma, Jakarta. 

Penulis : Edika ipelona



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:30
PRESIDEN FILIPINA RODRIGO DUTERTE SEBUT METRO MANILA MASIH DIKARANTINA HINGGA AKHIR 2020   AMAZON WEB SERVICE BERENCANA MEMBANGUN DATA "CENTER" DI INDONESIA PADA 2021   AMAZON WEB SERVICE SEBUT INDONESIA BERPOTENSI JADI PASAR LAYANAN "CLOUD" BERSKALA BESAR   KENA OTT KPK, KEKAYAAN BUPATI BANGGAI LAUT, SULAWESI TENGAH, WENNY BUKAMO, MENCAPAI RP 5,43 M   OTT BUPATI BANGGAI LAUT WENNY BUKAMO, KPK JUGA TANGKAP PIHAK SWASTA   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS ANCAM PIDANA PIHAK YANG HALANGI PROSES HUKUM RIZIEQ SHIHAB   SATGAS COVID-19 KOTA BOGOR BELUM TERIMA HASIL TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   PGRI MENILAI HARUS ADA SANKSI BAGI GURU DAN PEGAWAI MAN 22 PALMERAH YANG BERWISATA KE YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI   POLDA METRO JAYA USUT PEMBUAT VIDEO AJAKAN JIHAD DALAM AZAN YANG VIRAL DI MEDIA SOSIAL   PENYIDIK POLDA METRO JAYA AKAN JADWALKAN KEMBALI PEMANGGILAN TERHADAP TERSANGKA KASUS DUGAAN MAKAR, EGGI SUDJANA   FITRA MENILAI ANGGOTA DPRD DKI JAKARTA TAK BEREMPATI ATAS USULAN KENAIKAN GAJI DI TENGAH PANDEMI   SATGAS COVID-19 PAPUA SEBUT PEMERINTAH PUSAT KELIRU SAMPAIKAN DATA KORONA DI PAPUA KARENA MASALAH SISTEM   SATGAS COVID-19 AJAK MASYARAKAT BEKERJA SAMA KENDALIKAN ANGKA PENULARAN KORONA   SATGAS COVID-19 SEBUT MASYARAKAT KIAN ABAI TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN