Kompas TV klik360 cerita indonesia

Mengapa Sejumlah Virus Berbahaya Muncul dari China? Termasuk Virus Corona

Sabtu, 25 Januari 2020 | 06:30 WIB

Kompas.TV - Virus corona pertama kali muncul di China dan kini sudah menyebar ke sejumlah negara di dunia.

Sebelum ada Virus Corona, ada virus SARS yang membuat geger dunia dan China pada tahun 2003-2004. SARS disebabkan karena kebiasaan orang China memakan musang.

SARS ini sudah hampir membunuh 800 orang menurut data yang dilansir oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Lalu ada juga Virus H5N1 atau flu burung yang muncul di China pada 1997. Virus ini pertama kali terdeteksi pada angsa di Cina dan bermutasi ke manusia dari unggas yang terinfeksi.

Lalu, mengapa sejumlah virus berbahaya ini berasal dari China? Dilansir dari kompas.com (24/1/2020) Konsultan infeksi RS Dr. Soetomo, Dr. dr. Dominicus Husada SpA.K. menjelaskan berbagai virus mematikan bisa muncul di China antara lain karena sejumlah hal.

Pertama mulai dari luasnya wilayah China, populasi China yang sangat besar, hingga pola hidup dan pola makannya tidak umum dan virus yang mewabah berawal dari kebiasaan makan makanan yang tidak lazim.

#viruscorona

Editor : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pengukuhan Lima Pjs Bupati Walikota

Selasa, 29 September 2020 | 02:30 WIB
KOMPAS SPORT

Timnas U19 Menang 1-0 dari Dinamo Zagreb

Selasa, 29 September 2020 | 02:29 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:25
ANTISIPASI PENYAKIT RABIES, PEMPROV JATENG BERSAMA DINAS PETERNAKAN & KESEHATAN HEWAN SEDIAKAN 8.000 VAKSIN   KEMENTERIAN PUPR BANGUN 113 RUMAH TAK LAYAK HUNI WARGA BANTARAN SUNGAI LANGSA, ACEH   PEMPROV BANTEN SIAPKAN LAHAN SATU HEKTAR DI SAYAR, SERANG, UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN KHUSUS COVID-19   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DORONG PEMERINTAH BERKOMITMEN TUNTASKAN ENDEMIS RABIES DI 26 PROVINSI   KETUA SATGAS COVID-19 MINTA MASYARAKAT BERPERAN JADI PAHLAWAN KEMANUSIAAN   GUBERNUR RIAU MINTA PT HUTAMA KARYA PRIORITASKAN TEMPAT PERISTIRAHATAN DI TOL PEKANBARU-DUMAI DIKELOLA UMKM LOKAL   BAWASLU FOKUS AWASI KEGIATAN KAMPANYE DI MEDIA SOSIAL   KETUA BALEG DPR: PEMBAHASAN RUU CIPTA KERJA AKAN DILANJUTKAN DI TINGKAT TIM PERUMUS DAN SINKRONISASI   KETUA BALEG DPR: PEMBAHASAN "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA DI TINGKAT PANITIA KERJA RAMPUNG   6 PEDAGANG POSITIF COVID-19, PASAR CIPLAK, JAKARTA SELATAN, DITUTUP SEMENTARA SELAMA 3 HARI   PEMKOT DAN DPRD KOTA BEKASI SUSUN PERDA SOAL COVID-19 UNTUK PERKUAT PENERAPAN SANKSI   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO: SEKITAR 45 JUTA WARGA INDONESIA YAKIN TAK AKAN TERTULAR COVID-19   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT TEMPAT TIDUR ISOLASI PASIEN COVID-19 DI JAKARTA TERSISA 3.750   SATGAS COVID-19 KEMBANGKAN MASKER KHUSUS UNTUK DAERAH ZONA MERAH