HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Waspada! Virus Corona Bisa Menyerang Manusia dan Hewan

Jumat, 24 Januari 2020 | 00:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hari ini, Kamis (23/1) sempat beredar informasi ada seorang pegawai di Gedung BRI II Jalan Sudirman, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, yang diduga terjangkit virus Corona.

Seluruh orang yang berada di dalam gedung tersebut langsung mengenakan masker.

Baca Juga: Sempat Diisolasi, Ini Suasana Gedung BRI Pasca-Dugaan Adanya Virus Corona

Antisipasi agar virus korona tidak masuk ke wilayah indonesia terus dilakukan, salah satunya di bandara.

Kantor kesehatan pelabuhan atau KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta mengantisipasi melalui alat pendeteksi suhu panas tubuh.

Sejauh ini, virus Corona yang muncul di Wuhyan, Tiongkok, telah menewaskan tujuh belas orang.

Virus Corona atau coronavirus tipe baru yang pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Tiongkok ini adalah spesies keluarga virus yang bisa menyerang hewan dan manusia.

Jenis virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1960.

Sebenarnya, jenis virus Corona biasa ditemukan di hewan dan manusia serta ditularkan lewat udara.

Baca Juga: Asal Usul Virus Corona dan Negara-negara yang Sudah Terdampak

Beberapa tipe virus Corona tergolong sangat berbahaya. 

Situasi ini telah mendesak Pemerintah Kota Wuhan, untuk menutup jaringan transportasi, serta mengimbau warga tidak bepergian ke luar kota.

Wabah ini, bahkan telah menyebar ke sejumlah negara.

Penulis : Idham Saputra | Editor : Dea Davina




BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:44
PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA MINTA PEMERINTAH TARIK DAN PERBAIKI RUU “OMNIBUS LAW” SEBELUM DIAJUKAN KE PARLEMEN    BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 4,9 MENGGUNCANG TASIKMALAYA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   KORBAN MENINGGAL AKIBAT VIRUS KORONA DI TIONGKOK HINGGA 21 FEBRUARI 2020 MENCAPAI 2.233 ORANG   AUSTRALIA SEBUT DUA WARGANYA YANG DIEVAKUASI DARI KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   WAKIL KETUA KOMISI VII DPR ACE HASAN SYADZILY MINTA MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY TIDAK IKUT CAMPUR SOAL JODOH   KEJAGUNG GANDENG DITJEN PAJAK, KEMENKEU, DAN PPATK TELUSURI ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA   PERKUMPULAN AHLI ARKEOLOGI INDONESIA MENDESAK GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN BATALKAN FORMULA E DI MONAS   KLHK BANTAH RUU "OMNIBUS LAW" MENGABAIKAN PRINSIP LINGKUNGAN DAN PRO-PEBISNIS BESAR   KEJAGUNG SEBUT BERKAS 5 TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI PT JIWASRAYA SUDAH 85 PERSEN RAMPUNG   PBNU MENILAI USULAN MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SOAL FATWA SI KAYA NIKAHI SI MISKIN TIDAK TEPAT    KEMENDAGRI SEBUT PEMERINTAH AKAN MENYALURKAN DANA DESA SEBESAR RP 72 TRILIUN KEPADA 74.953 DESA DI SELURUH INDONESIA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM INGIN BAHASA INDONESIA JADI BAHASA PENGANTAR DI KAWASAN ASIA TENGGARA   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT RUU KETAHANAN KELUARGA MENGABAIKAN HAM   KPK: KASUS-KASUS BESAR TIDAK TERMASUK YANG DIHENTIKAN PENYELIDIKANNYA