Kompas TV nasional sapa indonesia

Kasus Anak SMP Bunuh Diri, Murni Krisis Empati? Bisakah Dicegah?

Rabu, 22 Januari 2020 | 03:47 WIB

Belum diketahui pasti apa penyebab seorang siswi SMP Negeri 147 Jakarta nekat melakukan aksi bunuh diri, lompat dari gedung sekolah.

Benarkah ada krisis empati? Bagaimanakah mencegah fenomena ini?

Tak kurang dari 6 jam, orangtua siswi yang meninggal atas dugaan bunuh diri di SMP Negeri 147 Jakarta menjalani pemeriksaan di Satkrimum Polres Jakarta Timur.

Melalui kuasa hukumnya, keluarga korban menuturkan jika puterinya mengalami perundungan dalam bentuk dikeluarkan dari grup WhatsApp sekolah.

Keluarga juga menyesalkan pihak sekolah tidak melaporkan kejadian kematian putrinya kepada polisi.

Merespons dugaan perundungan yang dialami korban di sekolah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI melakukan rapat koordinasi bersama pihak sekolah SMP Negeri 147, Dinas Pendidikan, dan pihak kepolisian.

KPAI mengusulkan perlunya pelatihan bagi guru agar lebih peka dan berempati kepada siswa yang memiliki masalah.

Sejauh pengamatan KPAI, hampir semua sekolah tidak memiliki sistem pengaduan yang melindungi korban dan saksi perundungan.

Padahal sistem tersebut wajib dibentuk sekolah sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 82 tahun 2015 tentang pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.

Karena dalam peraturan tersebut, sekolah wajib memasang papan layanan pengaduan tindak kekerasan yang mudah diakses oleh siswa, orangtua, dan guru.

Editor : Christandi Super



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:45
PERANCIS PERLUAS KEBIJAKAN JAM MALAM HINGGA KE 54 PROVINSI DALAM UPAYA MENEKAN PENULARAN COVID-19    ITALIA TUTUP BIOSKOP, TEATER, DAN TEMPAT OLAHRAGA HINGGA BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN CEGAH PENULARAN KORONA   ANGKA PENULARAN COVID-19 TINGGI, PM ITALIA PERKETAT PEMBATASAN AKTIVITAS WARGA   BPBD KOTA BEKASI MENCATAT 346 JIWA MENGUNGSI AKIBAT TERDAMPAK BANJIR LUAPAN KALI CILEUNGSI DAN CIKEAS   PLT BUPATI PONOROGO, JATIM, SEBUT 10 PEGAWAI PLN PONOROGO POSITIF COVID-19 SEUSAI TERIMA TAMU DARI SURABAYA   POLRESTABES SURABAYA SITA 8,8 KILOGRAM SABU DAN 17.000 PIL HAPPY FIVE DARI 8 TERSANGKA KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA    POLRESTABES SURABAYA TANGKAP 8 TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI JAWA TIMUR   POLRES INDRAGIRI HILIR TANGKAP Y, KURIR NARKOTIKA DENGAN BARANG BUKTI SABU SEBERAT 50 KILOGRAM   KAPOLDA RIAU PASTIKAN KOMPOL IZ, PELAKU PENGEDAR NARKOTIKA JENIS SABU, SEGERA DIPROSES HUKUM   WAKAPOLRES JEMBER SEBUT DARI 5 YANG DITETAPKAN TERSANGKA PERUSAKAN KANTOR DPRD JEMBER, DUA DI ANTARANYA PELAJAR   POLRES JEMBER, JATIM, TETAPKAN 5 TERSANGKA PERUSAKAN KANTOR DPRD JEMBER SAAT UNJUK RASA TOLAK UU CIPTA KERJA   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT WORLD BANK DAN IMF APRESIASI UU CIPTA KERJA   POLRI AKAN TINDAK TEGAS DAN PROSES HUKUM SIAPA PUN YANG TERLIBAT DALAM PEREDARAN SENJATA API ILEGAL DI PAPUA   DINKES KOTA BANJARMASIN, KALSEL, SETUJUI RENCANA SEKOLAH TATAP MUKA YANG DISIAPKAN DINAS PENDIDIKAN AWAL NOVEMBER