HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Harga Gas Mahal, Jokowi: Saya Mau Ngomong Kasar, tapi Enggak Jadi...

Senin, 6 Januari 2020 | 18:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekesalan atas tingginya harga gas industri. Hal itu disampaikan oleh Presiden Jokowi ketika memimpin rapat terbatas terkait harga gas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/1/2020)/

Jokowi bahkan menyatakan bahwa ia ingin berkata kasar karena kesal dengan mahalnya harga gas. Awalnya, Jokowi menjabarkan bahwa tingginya harga gas ini membuat produk-produk Indonesia kalah bersaing dari produk luar. 

Baca Juga: Presiden Jokowi: Upaya Pengendalian Banjir Jakarta Terhambat Sejak 2017, Karena...

"Harga gas akan sangat berpengaruh pada daya saing produk industri kita di pasar dunia. Kita kalah terus produk-produk kita gara-gara harga gas yang mahal," kata Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/1/2020).

Padahal, Jokowi menyebutkan, ada enam sektor industri yang menggunakan 80 persen volume gas Indonesia. Artinya, ketika porsi gas sangat besar pada struktur biaya produksi, hal tersebut akan berpengaruh pada harga jual produk.

Baca Juga: Skandal Jiwasraya Cekal 10 Orang, Jokowi: Biar Kebuka Semua!

Jokowi meminta jajarannya melihat betul penyebab tingginya harga gasJokowi pun mengungkapkan bahwa ia hampir saja berkata kasar karena harga gas yang tinggi ini.

"Saya tadi mau ngomong yang kasar, tapi enggak jadi. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan sebagai pengantar," kata dia.

#Jokowi #HargaGas #GasMahal

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Berita Daerah

Festival Durian Lokal

Jumat, 28 Februari 2020 | 17:15 WIB
Berita Daerah

Latihan terjun payung

Jumat, 28 Februari 2020 | 17:06 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
17:20
SERANGAN UDARA PASUKAN SURIAH KE TURKI AKIBATKAN 33 ORANG TEWAS   ERICK THOHIR RESMI TUNJUK STAF AHLI KEMENTERIAN BUMN LOTO SRINAITA GINTING SEBAGAI KOMISARIS UTAMA BARU PEGADAIAN   MENDESA PDTT SEGERA MENGISI KEKOSONGAN RIBUAN TENAGA PENDAMPING DESA UNTUK MAKSIMALKAN PEMBANGUNAN PEDESAAN   MENKEU MINTA KEPALA DESA DI SUMSEL SELESAIKAN SYARAT PENYALURAN DANA DESA AGAR SEGERA TERSALURKAN & DAPAT DIGUNAKAN   BPBD SIDAREJA, CILACAP, JATENG: 2.861 KELUARGA DI ENAM DESA TERDAMPAK BANJIR   WALKOT BEKASI: SALURAN AIR TOL JAPEK YANG TERTUTUP PROYEK KERETA CEPAT INDONESIA CHINA (KCIC) JADI PENYEBAB BANJIR   IMBAS ARAB SAUDI BERHENTIKAN SEMENTARA UMRAH, MENAG: 2.393 WNI GAGAL UMRAH DAN 1.685 DIPULANGKAN   MENAG: JEMAAH GAGAL UMRAH KARENA KEBIJAKAN ARAB SAUDI BERHENTIKAN SEMENTARA DIJADWALKAN ULANG TANPA BIAYA TAMBAHAN   JELANG RAMADAN, BULOG SIAP AMANKAN PASOKAN BERAS LOKAL DI SELURUH WILAYAH INDONESIA   CEGAH BANJIR, PEMERINTAH KOTA BEKASI AKAN MENGEVALUASI IZIN PENDIRIAN APARTEMEN, MALL, HINGGA GUDANG   KORLANTAS POLRI: SIM INTERNASIONAL ASAL INDONESIA BERLAKU DI 188 NEGARA   POLISI: PENIMBUNAN DAN PRODUKSI MASKER ILEGAL DI CAKUNG MANFAATKAN ISU VIRUS KORONA, OMZET RP 250 JUTA PER HARI   POLISI GEREBEK GUDANG PENIMBUNAN DAN PRODUKSI MASKER ILEGAL DI CAKUNG, JAKARTA UTARA   KEMENTERIAN LUAR NEGERI: WNI DI KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS RENCANANYA DIEVAKUASI MINGGU 1 MARET 2020