HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Jokowi Soal Cuitan Stafsus Billy: Salah Dikit Ya Dimaafkan

Selasa, 3 Desember 2019 | 10:56 WIB

Presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan cuitan salah satu staf khusus milenialnya, Gracia Billy Mambrasar, di media sosial Twitter.

Presiden menyebut stafsusnya itu telah meminta maaf dan meminta agar para staf khususnya diberikan waktu untuk bekerja terlebih dahulu.

Hal itu disampaikan presiden dalam pertemuan dengan wartawan di Istana Merdeka, Senin (2/12/19).

Presiden menyebut jiwa muda staf khususnya itu membuat Billy terlampau berapi-api dan meminta agar saat ini para staf khususnya diberikan waktu untuk bekerja dengan baik.

Sebelumnya, 30 November lalu, Billy Mambrasar mencuitkan istilah "kubu sebelah megap-megap" di akun Twitternya @kitongbisa untuk menggambarkan dinamika warganet.

Setelah menuai pro kontra, billy telah menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi bahwa cuitan itu tidak bertendensi kepada kelompok masyarakat tertentu

#Jokowi #BillyMambrasar #StafKhusus

 

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru. 

Media sosial Kompas TV: 
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV 
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv 
Twitter: https://twitter.com/KompasTV 
LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:16
PETENIS NICK KYRGIOS DIDENDA SEKITAR RP 40 JUTA KARENA BANTING RAKET SAAT KALAH DARI RAFAEL NADAL DI AUSTRALIAN OPEN   NATIONAL SAFETY BOARD MULAI SELIDIKI PENYEBAB KECELAKAAN HELIKOPTER YANG TEWASKAN LEGENDA NBA, KOBE BRYANT   CHRISTIAN ERIKSEN RESMI BERGABUNG DENGAN INTER MILAN PADA BURSA TRANSFER MUSIM DINGIN JANUARI 2020   PERSIB BANDUNG RESMI MENDATANGKAN PEMAIN ASAL BELANDA, GEOFFREY CASTILLION   PENJAGA GAWANG PS TIRA PERSIKABO ANGGA SAPUTRA RESMI BERGABUNG PERSEBAYA SURABAYA PADA BURSA TRANSFER LIGA 1 2020   BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JABODETABEK AKAN BERAWAN DAN HUJAN DENGAN INTENSITAS RINGAN HARI INI    DAMPAK WABAH VIRUS KORONA, GUBERNUR BALI SEBUT KEDATANGAN WISATAWAN ASAL TIONGKOK MENURUN    MENKUMHAM YASONNA LAOLY MENYATAKAN PEMERINTAH TAK BISA ASAL CABUT KEBIJAKAN BEBAS VISA KUNJUNGAN BAGI WN TIONGKOK    PEMPROV DKI BERHARAP PENGHENTIAN SEMENTARA REVITALISASI KAWASAN MONAS TAK BERLANGSUNG LAMA    TIGA PETINGGI SUNDA EMPIRE YANG TELAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA TERANCAM 10 TAHUN PENJARA   POLRESTABES SURABAYA PERIKSA 9 SAKSI TERKAIT KASUS DUGAAN PENGHINAAN WALI KOTA SURABAYA TRI RISMAHARINI   JAKSA AGUNG KLAIM PENARIKAN DUA JAKSA DARI KPK TAK TERKAIT PEMERIKSAAN DUGAAN PELANGGARAN KODE ETIK FIRLI BAHURI    WADAH PEGAWAI KPK MEMINTA KEJAKSAAN AGUNG TUNDA PENARIKAN DUA JAKSA HINGGA SELESAI MASA TUGAS   WADAH PEGAWAI KPK MEMINTA KEJAKSAAN AGUNG TAK TERGESA-GESA MENARIK DUA JAKSA YANG TANGANI KASUS PAW PDI-P