HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / nasional / breaking news

Ini Bentuk Granat Asap Yang Diduga Meledak di Monas

Selasa, 3 Desember 2019 | 09:57 WIB
Ilustrasi Granat Asap Produksi PT Pindad

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya menduga ledakan di Monas berasal dari granat asap.

"Temuan di lapangan. Ini diduga granat asap yang meledak," kata Gatot Eddy Pramono Kapolda Metro Jaya dalam konferensi pers, Selasa (3/12/2019).

"Barangnya dari mana sedang kita dalami, akan kita sampaikan informasi lebih lanjut," jelas Gatot.

Untuk diketahui, terjadi ledakan di Monas. Polisi mengkonfirmasi dua anggota TNI menjadi korban.

Kedua anggota TNI tersebut menemukan bungkusan plastik yang di dalamnya ada 1 buah Granat, kemudian diambil dan meledak.

Apa itu Granat Asap?

Granat asap merupakan granat berbentuk kaleng yang digunakan sebagai alat isyarat darat atau darat ke udara, penanda zona sasaran atau pendaratan, atau penyembunyi pergerakan tentara. Granat asap biasanya terbentuk dari silinder logam dengan lubang di bagian atas dan bawah untuk mengeluarkan asap. Ada dua jenis utama granat ini: granat asap berwarna dan granat penyembunyi. Pada granat asap berwarna, tersedia warna-warna merah, hijau, kuning, dan ungu.

Jenis granat asap lain, adalah jenis asap meledak. Granat ini berisi fosforus putih (WP). Granat WP meledak dan menyebarkan phosphorus putih ke segala arah, lalu phosphorus terbakar apabila ketika bertemu udara, dan terbakar dengan api kuning terang, sambil menghasilkan asap putih yang banyak. Ia juga berfungsi sebagai granat pembakar.

Granat asap adalah salah satu jenis granat yang digunakan TNI. Granat asap biasa digunakan dalam penerjunan.

 

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:05
MERESPONS PUTUSAN MK YANG BATASI MANTAN NARAPIDANA KORUPSI, KPU BERENCANA MEREVISI ATURAN PENCALONAN UNTUK PILKADA   KEMENDIKBUD HAPUS UJIAN NASIONAL, KETUA PGRI: NIATNYA BAIK TAPI KALAU SUBSTANSI, KAMI INGIN KAJI LEBIH DALAM   TOLAK HUKUM MATI KORUPTOR, HASTO KRISTIYANTO: HATI-HATI KITA BUKAN PEMEGANG KEHIDUPAN ATAS ORANG PER ORANG   SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO SEBUT PARTAINYA TOLAK HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR   WAKIL KETUA KOMISI II DPR ARIF WIBOWO SEBUT SEMUA FRAKSI MENDUKUNG PEMBENTUKAN DAERAH OTONOM BARU PAPUA SELATAN   SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO TEGASKAN PARTAINYA TIDAK IKUT CAMPUR SOAL DEWAN PENGAWAS KPK   SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO: PENYELESAIAN KASUS HAM TAK HARUS LEWAT JALUR HUKUM, BISA MELALUI POLITIK DAN SOSIAL   MENTERI AGAMA MINTA MASYARAKAT LAPOR POLISI JIKA ADA PUSAT PERBELANJAAN YANG MELARANG ATRIBUT NATAL   SEJAK TAHUN 2018, POLDA JAWA BARAT SITA 22 UNIT MOTOR HARLEY-DAVIDSON YANG TIDAK MEMILIKI SURAT RESMI   JELANG NATAL DAN TAHUN BARU, MENHUB MINTA MASYARAKAT MELAPOR JIKA TIKET PESAWAT TERLALU MAHAL   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN PASTIKAN STOK PANGAN AMAN JELANG NATAL DAN TAHUN BARU 2020   HARI INI, PRESIDEN JOKOWI RESMIKAN TOL LAYANG JAKARTA-CIKAMPEK II SEPANJANG 36,4 KILOMETER   LIPI: 8,32 TON SAMPAH MASUK TELUK JAKARTA SETIAP HARI   SOAL POSISI DIRUT PLN, MENTERI BUMN: SECARA BURSA, RUDIANTARA MASUK, CUMA KALAU DITENTUKAN, ITU MASIH DALAM PROSES