HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Menikmati Mi Linggarjati, Kuliner Legendaris Bandung

Rabu, 13 November 2019 | 13:21 WIB

Hampir selama 70 tahun, Mi Linggarjati, kuliner legendaris di Bandung, Jawa Barat, masih menjadi makanan yang diburu oleh pencinta kuliner. Jurnalis Kompas TV, Yan Rahman, dan juru kamera Yogi Syahrevi, akan mengajak Anda mencicipi kelezatan salah satu menu istimewa di Rumah Makan Linggarjati, yaitu mi yamin manis babat spesial.

Kota Bandung kaya akan kuliner legendaris. Salah satu yang paling tua ialah Mi Linggarjati. Sudah berdiri sejak tahun 1950. Berusia hampir 70 tahun, membuat Mi Linggarjati disebut-sebut sebagai sesepuhnya mi yamin di Bandung.

Berada di kawasan alun-alun Bandung, Mi Linggarjati masih menempati bangunan kuno, membuat pengunjung merasa kembali ke masa lampau. Rasa yang secara turun temurun tetap dipertahankan membuat Mi Linggarjati tak pernah sepi pengunjung. Para karyawan di Mi Linggarjati sudah sangat terampil meracik membuat mi yamin, baik asin maupun manis, sehingga ketika ramai, pengunjung pun tidak perlu waktu lama.

Sambal ini pun menjadi salah satu makanan pendukung otentik, hanya ada di Mi Linggarjati. Terbuat dari tauco dan rempah-rempah lainnya, dicampurkan dengan kecap asin membuat sambal ini tiada duanya.

Jangan tanya rasanya, mi yamin ini lembut dan bumbunya pas di lidah. Semua bahan dasar dari Mi Linggarjati dibuat sendiri dengan resep rahasia yang tak pernah berubah sejak pertama kali dibuka.

Rasa Mi Linggarjati yang tetap sama membuat pengunjung bukan hanya datang untuk sekadar makan mi, tetapi juga bernostalgia bersama rekan atau keluarga.

Penulis : Idham Saputra | Editor : Reny Mardika




VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
08:07
STADION MANAHAN, SOLO, JATENG, JADI SATU DARI ENAM KANDIDAT LOKASI PERTANDINGAN PIALA DUNIA U-20   INDIA AKAN BANGUN STADION KRIKET TERBESAR KETIGA DI DUNIA DENGAN KAPASITAS 75.000 PENONTON DI PINGGIRAN KOTA JAIPUR   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 11.130.201 POSITIF, 6.002.500 SEMBUH, 526.156 MENINGGAL DUNIA   IRAK BERENCANA BARTER MINYAK DENGAN MAKANAN DARI LEBANON   MENKEU INGGRIS RISHI SUNAK MINTA WARGANYA UNTUK MAKAN DI LUAR RUMAH GUNA BANTU PULIHKAN EKONOMI NEGARA   WHO AKAN TINJAU HASIL UJI COBA OBAT VIRUS KORONA DALAM DUA PEKAN KE DEPAN   WHO: HAMPIR 30% DARI 60.000 SAMPEL KORONA MENUNJUKKAN ADA TANDA MUTASI, TETAPI TIDAK SEBABKAN PENYAKIT LEBIH PARAH   HINGGA 4 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI PAPUA: 1.942 POSITIF, 880 SEMBUH, 16 MENINGGAL DUNIA   PEMPROV PAPUA PERPANJANG MASA TANGGAP DARURAT PENANGANAN KORONA HINGGA 31 JULI 2020   SEBANYAK 30 PETAMBANG DI KOLAKA UTARA, SULAWESI TENGGARA, POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 138 DARI 145 PASIEN POSITIF KORONA DI KABUPATEN MAGELANG, JATENG, TELAH DINYATAKAN SEMBUH   WAKIL WALI KOTA TANGSEL, BENYAMIN DAVNIE, SEBUT BANYAK WARGANYA MINTA PELONGGARAN UNTUK RESEPSI PERNIKAHAN    PEMPROV PAPUA PERPANJANG MASA TANGGAP DARURAT PENANGANAN VIRUS KORONA HINGGA 31 JULI 2020   KBRI NEW DELHI FASILITASI PEMULANGAN 107 WNI YANG TERTAHAN "LOCKDOWN" DI INDIA