Kompas TV nasional singkap

PDRI, Benteng Terakhir Republik - SINGKAP

Minggu, 27 Oktober 2019 | 15:31 WIB

Sebuah kabinet darurat pernah terbentuk di negeri ini pasca serangan serentak yang dilakukan oleh pasukan Belanda ke sejumlah wilayah di tanah air pada tanggal 19 Desember 1948. Belanda mengincar kota Yogyakarta sebagai pusat pemerintahan Indonesia saat itu. Dalam hitungan jam, Yogyakarta dikuasai oleh Belanda. Hampir seluruh pemimpin negeri ditawan dan diasingkan oleh Belanda. Peristiwa ini dikenal dengan Agresi Militer Belanda II. Mandat untuk meneruskan tugas pemerintahan pun diberikan kepada Menteri Kemakmuran Republik Indonesia, Syafrudin Prawirangera. Secara kebetulan sejak November 1948, Syarifudin Prawiranegara berada di Bukittinggi untuk meninjau keadaan kemakmuran di wilayah Sumatera. Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) pun dibentuk pada tanggal 22 Desember 1948. Munculnya PDRI sebagai pengganti roda pemerintahan Yogyakarta membuat dunia internasional menganggap negara Republik Indonesia masih ada.

Pemancar Radio YBJ-6 menjadi sangat penting pasca diputusnya komunikasi Indonesia dengan dunia luar. Tim YBJ-6 menghubungi pemancar radio VWX-2 milik pemerintah India melalui saluran morse radio yang baru direspon tiga hari setelah usaha tersebut. Belanda pun mencari radio YBJ-6 ke pelosok Sumatera dan PDRI terus bergerilya untuk menghindari serangan pasukan Belanda. Lalu bagaimana rakyat Indonesia kembali merebut kemerdekaan Republik bangsa Indonesia?

#SINGKAP #PDRI #AGRESIMIlITER

Penulis : Novian Zainul Arifin





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:19
ANGGOTA KOMISI I DPR SUKAMTA MINTA PEMERINTAH HENTIKAN KERJA SAMA DENGAN PERUSAHAAN AFILIASI JUNTA MILITER MYANMAR    PENDAFTARAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DKI JAKARTA JENJANG PAUD DAN SD MULAI DIBUKA SENIN, 21 JUNI 2021    “ROAD BIKE” DILARANG MELINTAS DI JALAN LAYANG NONTOL (JLNT) KAMPUNG MELAYU-TANAH ABANG MULAI MINGGU, 20 JUNI 2021    KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA TETAPKAN 21 PAROKI YANG DIPERTIMBANGKAN SEBAGAI ZONA MERAH DAN ZONA ORANYE COVID-19    KASUS COVID-19 MELONJAK, KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA MINTA PAROKI DI ZONA MERAH HENTIKAN MISA “OFFLINE” ATAU TATAP MUKA    KASUS COVID-19 MENINGKAT, RUTAN KPK KEMBALI MEMBERLAKUKAN KUNJUNGAN DARING MULAI 18 JUNI 2021    MENSOS TRI RISMAHARINI SARANKAN 11.000 PEKERJA MIGRAN ASAL SULBAR YANG DATANG DARI MALAYSIA LANGSUNG DIPULANGKAN    GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TEGASKAN SELURUH KEGIATAN DI JAKARTA HARUS TUTUP PUKUL 21.00 WIB    SIDAK MALAM KE KAWASAN KEMANG, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: KITA TEMUKAN PENGELOLA TAK BERTANGGUNG JAWAB    BARU BUKA SATU HARI, TOWER 8 WISMA ATLET PADEMANGAN TELAH MENERIMA 662 PASIEN COVID-19    PERHIMPUNAN DOKTER PARU: JIKA PPKM SKALA BESAR TAK DILAKUKAN, FASILITAS KESEHATAN BISA KOLAPS    WISMA ATLET KEMAYORAN HANYA MENERIMA PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA DENGAN KOMORBID ATAU PENYAKIT PENYERTA   DINKES KOTA BEKASI: PESERTA VAKSINASI MASSAL DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS    ANTISIPASI LONJAKAN COVID-19, DINKES KOTA BEKASI TAMBAH SATU AULA ISOLASI DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA