HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / klik360 / cerita indonesia

3 Pesepeda Amatir Indonesia Berhasil Taklukan 1.215 Km di Paris

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 17:49 WIB

13 pesepeda amatir Indonesia berpartisipasi di ajang Paris-Brest-Paris (PBP). Ajang ini merupakan ajang bersepeda jarak jauh legendaris di Paris. Ajang ini adalah ajang empat tahunan yang diselenggarakan oleh Audax Club Parisien (ACP),

Dari 13 pesepeda tersebut, 3 peserta Indonesia berhasil selesaikan PBP sejauh 1.215 km. Mereka adalah Sandi Adila dan Hendriyanto Wijaya dan Vidi Widyastomo.

Sandi Adila dan Hendriyanto selesaikan PBP dengan sepeda lipat sehingga menjadi finisher pertama dari Indonesia dengan sepeda lipat dengan catatan waktu 82 jam 53 menit. Sandi Adila dan Hendriyanto Wijaya merupakan dua pesepeda dari Klub Brompton Monas Cyclists.

Setiap peserta PBP diharuskan untuk menyelesaikan kegiatan bersepeda sejauh 1.215 km di rute yang telah ditentukan oleh panitia dalam waktu selambat-selambatnya 90 jam. Penyelenggaraan PBP ini bersifat mandiri, dalam artian setiap peserta tidak boleh mendapatkan bantuan atau dukungan apapun selama perjalanan.

Selain jarak sejauh 1.200 km, berbagai tantangan juga harus dihadapi oleh setiap peserta. Rute yang telah disiapkan panitia banyak melewati kontur perbukitan sehingga total elevasi yang harus diselesaikan oleh setiap peserta adalah kurang lebih 12.000 meter atau 1.5 kali dari puncak Everest. Selain itu, kondisi cuaca yang dingin di malam hari (dengan temperatur bisa menyentuh 4 derajat celcius) juga merupakan salah satu tantangan terberat bagi peserta Indonesia.

Total ada lebih dari 6.000 peserta dari seluruh dunia yang berpartisipasi di ajang ini.

#pesepedaamatirindonesia #parisbrestparis #paris

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
02:09
JUVENTUS TAWARKAN KONTRAK BARU UNTUK PAULO DYBALA   GANDA PUTRA MOHAMMAD AHSAN/HENDRA SETIAWAN JUARA BWF WORLD TOUR FINALS 2019   KOMITE PEMANTAUAN PELAKSANA OTONOMI DAERAH SARANKAN PEMERINTAH LIBATKAN PEMDA DALAM PEMBENTUKAN RUU “OMNIBUS LAW”   KLHK: 85 PERSEN PERUSAHAAN TAATI ATURAN LINGKUNGAN HIDUP   WALI KOTA JAKBAR TUNGGU REKOMENDASI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DAN INSPEKTORAT TERKAIT PPSU DIRENDAM DI SALURAN AIR   DITJEN PAS UNGKAP PENYELUNDUPAN NARKOBA KE LAPAS MAUPUN RUTAN MENGGUNAKAN “DRONE”   WAKIL KETUA KPK SAUT SITUMORANG: HUKUMAN MATI TIDAK SESUAI PANCASILA   KOMITE PEMANTAUAN PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH MINTA PEMERINTAH BERI KEPASTIAN SOAL MORATORIUM PEMEKARAN DAERAH   KPK DALAMI TEMUAN PPATK SOAL KEPALA DAERAH SIMPAN UANG DI KASINO LUAR NEGERI   KPK HARAP PRESIDEN JOKOWI SEGERA UMUMKAN HASIL INVESTIGASI KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS NOVEL BASWEDAN   ANTISIPASI BENCANA ALAM, KAI DAOP 3 CIREBON SIAPKAN ALAT MATERIAL UNTUK SIAGA (AMUS) DI 20 TITIK STASIUN   KOMINFO JAMIN JARINGAN TELEKOMUNIKASI LANCAR SAAT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU   KEMENTERIAN PUPR DUKUNG PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR BERBASIS MASYARAKAT DI BANTEN   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO GANDENG KORPS ALUMNI HMI UNTUK SOSIALISASIKAN RUU “OMNIBUS LAW”