HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Hati-Hati, Data Pribadi Dicuri! Pakar Hukum: Pelaku Harus Dihukum Akumulatif

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:50 WIB

Tindak kejahatan praktik jual beli data pribadi kembali mengancam. Jual beli data pribadi berupa KTP elektronik dan Kartu Keluarga baru-baru ini viral di media sosial dan tengah diselidiki kepolisian. Seorang netizen warga kota Bandung, Jawa Barat mengunggah jual beli jutaan nomor induk kependudukan dan kartu keluarga di akun twitternya.

Pihak Kemendagri ikut merespon jual beli NIK KTP Elektronik dan KK ini. Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah dikutip dari detik.com menyatakan "dalam undang-undang administrasi kependudukan sudah diatur tentang perlindungan rahasia pribadi ini bagi yang melanggar ada sanksi pidana dan denda.”

Pelaku praktik jual beli data kependudukan secara ilegal yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial telah di vonis 9 bulan penjara dan denda 1 milliar rupiah oleh Pengadilan Negeri Tanggerang. Pelaku dinilai melanggar Undang-Undang ITE. Apakah vonis pengadilan tersebut sudah tepat? Dan dapatkah pelaku juga dikenakan hukuman pemalsuan dokumen? Dan bagaimana pula penerapan hukum dari kasus ini? Kita akan berbincang bersama pakar hukum yang juga mantan hakim, Asep Iwan Iriawan.

#JualBeliDataPribadi #NIKKTP #KartuKeluarga

Penulis : Imanuel Gilang Krisjanuar



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
03:22
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB   POLISI TEMUKAN BANYAK ZAT RADIOAKTIF DI PERUMAHAN BATAN INDAH, TANGERANG SELATAN, BANTEN   MENKO PMK BERHARAP ARAB SAUDI TETAP IZINKAN JEMAAH UMRAH DARI INDONESIA YANG TELANJUR BERANGKAT   PT MRT JAKARTA: PENATAAN STASIUN TELAH DIKERJAKAN & AKAN DIUJI COBA MULAI AWAL MARET 2020   PT MRT JAKARTA TATA STASIUN TANAH ABANG, STASIUN SENEN, STASIUN JUANDA, DAN STASIUN SUDIRMAN   KPK AKAN PERIKSA KETUA KPU ARIEF BUDIMAN SEBAGAI SAKSI KASUS DUGAAN SUAP TERKAIT PAW DPR PADA 28 FEBRUARI 2020   PEMERINTAH KOREA SELATAN PINDAHKAN PASIEN VIRUS KORONA KONDISI SERIUS DI DAEGU & GYEONGSANG UTARA KE SEOUL   ANTISIPASI PENYEBARAN VIRUS KORONA, KEMENLU BUKA POS ALTERNATIF JALUR UTAMA BAGI WNI DI KOREA SELATAN   MENKES SEBUT PROSES PEMULANGAN 68 WNI KRU KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS TUNGGU SLOT PENERBANGAN   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO: PERSIAPAN OBSERVASI 188 WNI ABK DREAM WORLD DI PULAU SEBARU CAPAI 85 PERSEN   KPK BENTUK SATGAS KHUSUS UNTUK TANGANI LAPORAN HASIL ANALISIS YANG DITERIMA DARI PPATK   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS INGATKAN ANGGOTANYA BERSIKAP NETRAL DALAM PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KPU TERIMA SYARAT DUKUNGAN UNTUK 149 BAKAL PASLON PERSEORANGAN PADA PILKADA 2020