Kompas TV nasional berita kompas tv

Ahmad Dhani Ajukan Pembelaan Kasus Vlog "Idiot"

Selasa, 7 Mei 2019 | 12:06 WIB

Terdakwa kasus pencemaran nama baik sekaligus politisi Partai Gerindra, Ahmad Dhani kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/5).

Agenda sidang adalah pembacaan nota pembelaan atau pleidoi oleh kuasa hukum Ahmad Dhani. Nota pembelaan ini adalah tanggapan dari tuntutan yang telah dibacakan jaksa penuntut umum pada sidang sebelumnya.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut Ahmad Dhani hukuman satu setengah tahun penjara karena terbukti mendistribusikan dokumen bermuatan penghinaan serta melanggar undang undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

#AhmadDhani #SidangAhmadDhani #PencemaranNamaBaik

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:20
HOTLINE KBRI BEIRUT +961 3199 493   TERCATAT 1.447 WNI BERADA DI LEBANON, 1.234 DI ANTARANYA ADALAH PASUKAN KONTINGEN GARUDA   KEMENLU TERUS PANTAU DAN PASTIKAN KONDISI WNI PASCA-LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PERANCIS KIRIM 2 PESAWAT MILITER KE BEIRUT UNTUK BANTUAN PENCARIAN DAN PENYELAMATAN PASCA-LEDAKAN BESAR   SEBANYAK 300.000 PENDUDUK KEHILANGAN RUMAH AKIBAT LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PRESIDEN LEBANON MICHEL AOUN JANJIKAN PENYELIDIKAN TRANSPARAN ATAS LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT   ISRAEL BANTAH TERLIBAT DALAM LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   SEBANYAK 30 TENAGA KESEHATAN RSUD SOGATEN, KOTA MADIUN, TES "SWAB" SETELAH 1 DOKTER POSITIF TERINFEKSI KORONA   BUPATI OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN, ILYAS PANJI ALAM, SEMBUH DARI KORONA   BUKA PARIWISATA UNTUK TURIS DOMESTIK, PEMPROV BALI FOKUS BANGUN KEPERCAYAAN WISATAWAN DI TENGAH PANDEMI   PENDAKIAN GUNUNG CIREMAI DI WILAYAH KUNINGAN, JABAR, DIBUKA KEMBALI MULAI SABTU, 8 AGUSTUS 2020   KEMENDIKBUD MINTA PEMKOT BEKASI HENTIKAN SIMULASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA DI 6 SEKOLAH   WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI IMBAU WARGANYA TIADAKAN LOMBA 17-AN YANG SIFATNYA MENGUNDANG KERUMUNAN   DINKES DKI JAKARTA INGATKAN MASYARAKAT UNTUK BAHU-MEMBAHU ATASI PANDEMI KORONA