Kompas TV internasional kompas dunia

Kabinet Baru Malaysia, PM Anwar Ibrahim Rangkap Menteri Keuangan dan 2 Menteri Juga Jadi Wakilnya

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:29 WIB
kabinet-baru-malaysia-pm-anwar-ibrahim-rangkap-menteri-keuangan-dan-2-menteri-juga-jadi-wakilnya
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengungkapkan susunan kabinet pemerintahan baru Malaysia, Jumat (2/12/2022). (Sumber: AP Photo/Vivian Loo)
Penulis : Haryo Jati | Editor : Gading Persada

KUALA LUMPUR, KOMPAS.TV - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim akhirnya mengungkapkan susunan kabinet baru Malaysia.

Anwar mengumumkan pada Jumat (2/12/2022), bahwa kabinetnya akan diisi 28 menteri.

Jumlah tersebut lebih sedikit 4 menteri dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

Meski begitu, ia belum mengumumkan posisi untuk wakil menteri.

Baca Juga: Tema Hari Disabilitas Internasional 2022 dan Pesan WHO untuk Pemerintah

“Prioritas dari Pemerintah Persatuan adalah memastikan pemerintahan yang baik dan menemukan langkah untuk meringankan beban masyarakat,” katanya dikutip dari ABC News.

Pada kabinet-nya, Anwar akan berperan rangkap sebagai menteri keuangan.

Keputusan Anwar rangkap jabatan sebagai menjadi menteri keuangan, karena ia ingin mengubah sistem dan mengembalikan kepercayaan diri perekonomian negara.


 

Ia juga menegaskan dua menteri di kabinetnya akan rangkap jabatan sebagai wakil PM.

Keduanya adalah Ahmad Zahid Hamidi yang juga Menteri Pembangunan Pedesaan dan Daerah, serta Fadillah Yusof yang juga Menteri Industri Perkebunan dan Komuditas.

Ahmad Zahid adalah Presiden UMNO yang merupakan bagian dari koalisi Barisan Nasional (BN), yang terbukti merupakan sekutu penting untuk membentuk Pemerintahan Persatuan.

Menurut Oh Ei-sun, pengamat dari Institut Urusan Internasional Singapura, penunjukkan Zahid sangat krusial untuk memastikan dukungan dari BN, yang kini dipimpin oleh UMNO.

Baca Juga: Anwar Ibrahim Tolak Mobil Dinas Mercedes S600 usai Tak Ambil Gaji, Minta Pejabat Malaysia Berhemat

Zahid sendiri memiliki peran penting dalam membuat UMNO yang terbelah untuk mendukung pemerintahan persatuan Anwar Ibrahim.

Sedangkan Fadillah berasal dari Gabungan Parti Serawak.

Sementara itu, Sekjen Barisan Nasional, Zambry Abdul-Kabir akan berperan sebagai menteri luar negeri.

Adapun pelantikan kabinet PM Anwar Ibrahim, akan dilakukan Sabtu (3/12/2022) sore nanti.


Sumber : ABC News

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x