HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas bisnis

Rupiah Masuk Kondisi "New Normal"

Jumat, 26 Oktober 2018 | 12:50 WIB

Kurs rupiah yang masuk kondisi "New Normal" alias normal baru karena tak bisa bertahan lama hanya dengan kebijakan suku bunga bank Indonesia.

Rupiah bisa melemah lebih buruk jika defisit transaksi berjalan Indonesia semakin lebar.

Kondisi "new normal" tak serta-merta terbentuk. Awalnya adalah karena ekonomi Amerika Serikat pulih, kemudian bank sentral Amerika Serikat secara bertahap menaikkan bunga acuan.

Untuk negara sekelas adidaya seperti Amerika Serikat, ekonomi baik dan bunga naik berarti investasi yang nyaman. Kondisi ini memicu Dollar banyak keluar dari pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Penulis : I Wayan Gede Astaphala | Editor : edika ipelona




BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:20
KPK SITA TIGA KENDARAAN DAN UANG SAAT PENANGKAPAN MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI   ICW MINTA POLISI TERUS INFORMASIKAN PERKEMBANGAN KASUS DUGAAN PUNGUTAN LIAR DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA   KEMENLU: TIDAK ADA WNI TERDAMPAK DEMONSTRASI TERKAIT GEORGE FLOYD DI AMERIKA SERIKAT   MENTERI KEUANGAN SRI MULYANI SEBUT INSENTIF TENAGA KESEHATAN BARU CAIR RP 10,45 MILIAR   POLRI: 160 NARAPIDANA PENERIMA ASIMILASI LAKUKAN KEJAHATAN LAGI   PRESIDEN JOKO WIDODO BERHARAP PERTUMBUHAN EKONOMI KE DEPAN TAK SAMPAI MINUS   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: DONOR PLASMA DARAH PASIEN SEMBUH AKAN DIGUNAKAN TERAPI PADA PASIEN BELUM SEMBUH   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA AJAK PASIEN COVID-19 YANG SEMBUH SUMBANGKAN PLASMA DARAH   JUBIR PENANGANAN COVID-19 ACHMAD YURIANTO: BELUM SEMUA KASUS POSITIF COVID-19 BISA TERKONFIRMASI   JUBIR PENANGANAN COVID-19: PER 3 JUNI 2020, ADA 28.233 POSITIF, 8.406 SEMBUH, DAN 1.698 PASIEN MENINGGAL   BALEG DPR TUNDA PEMBAHASAN DAFTAR INVENTARISASI MASALAH (DIM) TERKAIT KOPERASI DI RUU CIPTA KERJA   PEMKOT DEPOK KLAIM MASIH BISA LAKUKAN 3.000 TES COVID-19    HELMY YAHYA CABUT GUGATAN SOAL PEMECATAN DIRINYA OLEH DEWAS TVRI   KEMENTERIAN PPPA: PENGASUHAN ANAK DI ERA NORMAL BARU PERLU PEDOMAN