Kompas TV entertainment lifestyle

Perhatikan Asupan Gula Harian, Bisa Ditakar dengan Sendok

Rabu, 28 September 2022 | 16:18 WIB
perhatikan-asupan-gula-harian-bisa-ditakar-dengan-sendok
Ilustrasi Gula. (Sumber: Kompas.com)
Penulis : Dian Septina | Editor : Purwanto

JAKARTA, KOMPAS.TV - Makanan manis memang enak dan bisa membuat suasana hati lebih nyaman saat mengonsumsinya.

Meski memanjakan lidah, sayangnya, takaran gula dalam makanan dan minuman manis kerap melebihi ambang batas anjuran konsumsi gula harian.

Menurut anjuran Kementerian Kesehatan, batas konsumsi gula harian yakni 10 persen dari total energi (200 kkal). Angka ini setara empat sendok makan atau 50 gram gula.

Konsumsi gula lebih dari 50 gram tidak direkomendasikan karena dapat menyebabkan kegemukan dan berbagai penyakit tidak menular di masa depan.

Dokter spesialis gizi di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, Titi Sekarindah, mengatakan, seorang laki-laki dewasa sebaiknya mengonsumsi gula paling banyak sembilan sendok teh sehari.

Baca Juga: Selain Madu, Ini 5 Alternatif Pengganti Gula Putih

Batas maksimal konsumsi gula perempuan dewasa enam sendok teh sehari, sedangkan anak-anak 3-6 sendok teh sehari, tergantung berat badan sang anak.

”Gula pasir terdiri dari glukosa dan fruktosa. Yang berbahaya (jika dikonsumsi terlalu banyak) adalah fruktosa. Konsumsi fruktosa yang terlalu banyak bisa mengganggu metabolisme di hati, lalu menyebabkan perlemakan hati. Bisa saja nanti terjadi gagal hati,” kata Titi, dilansir Kompas.id, Senin (26/9/2022).

Cara kontrol asupan gula per hari

Melansir dari Healthline, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi konsumsi makanan manis agar asupan gula per hari terkontrol.

1. Konsumsi makanan dalam bentuk asli

Hal yang perlu diperhatikan untuk mengontrol asupan gula yakni dengan cara mengonsumsi makanan dalam bentuk aslinya, bukan olahan.

Gula alami terkandung dalam makanan, terutama buah-buahan segar. Oleh sebab itu, dengan mengonsumsi buah-buahan segar Anda seharusnya tidak memerlukan gula dalam bentuk olahan lagi. Selain itu, Anda juga perlu mengimbangi asupan gula dari zat gizi protein serta lemak.

Baca Juga: Menkes Ingatkan Masyarakat Kurangi Minuman dan Makanan Manis: Demi Masa Depan Kita

2. Periksa label gizi pada makanan kemasan

Bila Anda mengonsumsi makanan kemasan, jangan lupa untuk membaca informasi nilai gizi pada bagian belakang kemasan. Gula total, yang termasuk gula tambahan, sering kali dicantumkan dalam gram.

Perhatikan jumlah gram gula per porsi serta jumlah total takarannya. Anda harus paham berbagai jenis gula, karena gula datang dalam berbagai bentuk.

3. Terapkan gaya hidup sehat

Anda juga bisa melakukan perubahan gaya hidup dengan menerapkan gaya hidup sehat. Mulai dari rutin berolahaga, mengontrol porsi makan, istirahat yang cukup dan rutin cek gula.

Hindari pula mengonsumsi minuman ringan, jus buah dengan tambahan gula, permen, kue, buah kaleng, dan buah kering.

Gunakan pemanis alami seperti kayu manis, ekstrak almon, vanili, jahe, madu dan lemon saat membuat menu makanan atau minuman.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x