Kompas TV video vod

Harga BBM Subsidi Naik, Warga Semakin Berhemat

Minggu, 25 September 2022 | 00:40 WIB

Penulis : Natasha Ancely

KOMPAS.TV - Kenaikan harga BBM membuat masyarakat memutar otak mengatur pengeluaran.

Litbang Kompas memotret bagaimana masyarakat menyesuaikan pola konsumsi dengan berhemat lewat jajak pendapat melalui telepon pada 6 hingga 9 september 2022.

Baca Juga: Terdampak Kenaikan Harga BBM, Gubernur Jatim Berikan Bantuan Untuk Ojol dan Sopir Angkot di Malang

Hasilnya, 64,7 persen responden di perkotaan menyatakan akan semakin berhemat pasca kenaikan harga BBM. Sedangkan di perdesaan 52,2 persen responden memilih berhemat.

Selain itu warga perdesaan lebih khawatir akan naiknya harga kebutuhan pokok sebagai imbas kenaikan harga BBM dibanding warga perkotaan.

Berbagai upaya dilakukan masyakarat untuk menyiasati dampak kenaikan harga BBM. Sebagian warga memilih berhemat dengan mengurangi belanja.

Selain berhemat dalam berbelanja, sebagian warga juga memilih mengurangi kegiatan bepergian.

Pemerintah awal bulan September lalu menaikkan harga BBM bersubsidi hingga 30 persen.

Pemerintah menyiapkan berbagai bantalan sosial atas kenaikan harga BBM untuk masyarakat miskin berupa BLT BBM bantuan subsisdi upah untuk pekerja dan subsidi transportasi.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x