Kompas TV internasional kompas dunia

Keluarga Kerajaan Bergegas Berkumpul di Sisi Ratu Inggris usai Kesehatannya Dilaporkan Turun Drastis

Kamis, 8 September 2022 | 20:38 WIB
keluarga-kerajaan-bergegas-berkumpul-di-sisi-ratu-inggris-usai-kesehatannya-dilaporkan-turun-drastis
Anggota keluarga kerajaan Inggris hari Kamis, (8/9/2022) bergegas ke Kastil Balmoral untuk berada di sisi Ratu Elizabeth II, setelah dokter mengatakan mereka khawatir tentang kesehatan ratu berusia 96 tahun itu (Sumber: Straits Times)
Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Vyara Lestari

LONDON, KOMPAS.TV - Anggota keluarga kerajaan Inggris bergegas ke Kastil Balmoral untuk berada di sisi Ratu Elizabeth II, Kamis (8/9/2022). Ini setelah dokter mengatakan mereka khawatir tentang kesehatan ratu berusia 96 tahun itu dan memutuskan sang ratu Inggris harus di bawah pengawasan medis, seperti laporan Straits Times.

Elizabeth II, penguasa terlama di Inggris dan ratu tertua di dunia, mengalami apa yang disebut Istana Buckingham sebagai "masalah mobilitas episodik" sejak akhir tahun lalu.

Ratu Elizabeth dipaksa mengurangi keterlibatan publiknya sejak akhir tahun lalu karena alasan kesehatan. Pada Rabu (7/9), sang ratu membatalkan pertemuan virtual yang direncanakan dengan para menteri senior setelah disarankan untuk beristirahat oleh tim dokternya.

Baca Juga: Ratu Elizabeth II Dilaporkan dalam Pengawasan Medis, PM Liz Truss Sebut Rakyat Inggris Prihatin

"Menyusul evaluasi lebih lanjut pagi ini, para dokter Ratu prihatin dengan kesehatan Yang Mulia dan telah merekomendasikan dia tetap di bawah pengawasan medis," kata Istana Buckingham dalam sebuah pernyataan.

"Ratu tetap nyaman dan berada di Balmoral."

Sebuah sumber istana mengatakan, anggota langsung dari keluarga Kerajaan Inggris diberitahu dan meredam spekulasi bahwa sang ratu mengalami insiden terjatuh.

Elizabeth adalah ratu Inggris dan ratu lebih dari selusin negara lain. Dia naik takhta di usia 25 tahun pada tahun 1952. Awal tahun ini, ia merayakan tahun ke-70 sebagai ratu.


Baca Juga: Ratu Inggris Elizabeth II Diminta Istirahat Selama Dua Minggu oleh Dokter Kerajaan

Ilustrasi. Pangeran Charles duduk di takhta emas di bilik House of Lords ketika pertemuan parlemen di London, Inggris Raya, 10 Mei 2022. Anggota keluarga kerajaan Inggris hari Kamis, (8/9/2022) bergegas ke Kastil Balmoral untuk bersama Ratu Elizabeth II, setelah dokter mengatakan khawatir atas kesehatan ratu berusia 96 tahun itu. (Sumber: Ben Stansall/Pool AFP via AP)

Pangeran Charles, pewaris takhta Inggris, sekarang bersama Ratu Elizabeth setelah sang ratu ditempatkan di bawah pengawasan medis, lapor BBC.

Pangeran Wales dan istrinya Camilla, Duchess of Cornwall, bergegas ke Kastil Balmoral di Skotlandia setelah menerima kabar dari para dokter.

Pangeran William, putra tertua Charles, juga sedang menuju Kastil Balmoral, seperti dipastikam sumber Istana Kensington.

Pangeran William, yang memegang gelar Duke of Cambridge, berada di urutan kedua takhta kerajaan Inggris.

Oktober lalu, Elizabeth menghabiskan malam di rumah sakit dan dia dipaksa untuk mengurangi keterlibatan publiknya sejak saat itu.

Pada Rabu (7/9), ratu terpaksa membatalkan pertemuan virtual yang direncanakan dengan para menteri senior setelah disarankan untuk beristirahat oleh dokternya.

Sehari sebelumnya dia digambarkan menunjuk Liz Truss sebagai perdana menteri baru Inggris di rumahnya di Skotlandia, Kastil Balmoral.

Baca Juga: Liz Truss Resmi Jadi Perdana Menteri ke-56 Inggris Raya, Dilantik Ratu Elizabeth II di Skotlandia

Pemimpin Partai Konservatif, Liz Truss (kanan) menjabat tangan Ratu Elizabeth II di Puri Balmoral, Skotlandia, Selasa (6/9/2022). Truss dilantik sebagai perdana menteri baru Inggris Raya dalam kesempatan ini. (Sumber: Jane Barlow/Pool PA via AP)

Beberapa menit sebelum membuat pernyataannya, Truss diberikan catatan di House of Commons atau parlemen majelis rendah di mana dia mengungkapkan rencananya untuk membatasi tagihan energi, The Daily Mail melaporkan.

"Seluruh negeri akan sangat prihatin dengan berita dari Istana Buckingham saat makan siang ini," kata perdana menteri.

“Pikiran saya, dan pemikiran orang-orang di seluruh Inggris Raya, bersama Yang Mulia Ratu dan keluarganya saat ini.”

Keir Starmer, pemimpin Partai Buruh oposisi Inggris, mengatakan dia sangat prihatin dengan berita bahwa kesehatan Ratu Elizabeth menurun.

"Bersama dengan seluruh negara, saya sangat khawatir dengan berita dari Istana Buckingham sore ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

Parlemen Inggris bersama Ratu Elizabeth dalam batin dan doa, menyusul berita bahwa para dokter mengkhawatirkan kesehatannya, kata pembicara Lindsay Hoyle di parlemen pada hari Kamis.

"Saya tahu saya berbicara atas nama seluruh parlemen ketika saya mengatakan kami mengirimkan semua harapan terbaik untuk Yang Mulia Ratu," kata Hoyle.

 


Sumber : Kompas TV/Straits Times/BBC/Daily Mail

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x