Kompas TV regional berita daerah

Dosen di Bengkulu Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:42 WIB

Penulis : KompasTV Bengkulu

BENGKULU, KOMPAS.TV - Persoalan banjir yang belum teratasi di Kota Bengkulu membuat 3 orang dosen Universitas Bengkulu berinisiatif menciptakan alat pendeteksi banjir.

Alat yang dinamai Early Warning System Flood Detection ini dapat mengeluarkan peringatan jika debit air di sungai mulai tinggi dan meluap ke permukiman warga.

Hendi Santosa, salah satu pencipta alat pendeteksi banjir menjelaskan, alat ini terdiri dari dua bagian dengan cara kerja yang cukup sederhana.  

Jika debit air sungai naik melewati batas aman, alat yang terpasang di titik tersebut akan mengirim sinyal ke bagian pengeras suara untuk menghidupkan bunyi sirine tanda waspada dan bahaya selama 15 menit.

Semakin tinggi debit air sungai, maka bunyi sirine juga semakin lama.

Pendeteksi banjir ini, saat ini baru terpasang di satu titik Sungai Air Napal, Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu.

Salah seorang warga mengatakan, masyarakat di kawasan rawan banjir cukup terbantu karena bila banjir datang sewaktu-waktu, mereka dapat bersiap dan menyelamatkan harta benda mereka.

Alat pendeteksi banjir ini menggunakan komunikasi nirkabel dan tenaga surya sebagai sumber listrik.

Hal ini mengantisipasi bila listrik PLN padam ketika banjir merendam, alat   ini masih dapat bekerja.

Diharapkan alat ini bisa menjadi salah satu solusi mengatasi persoalan banjir di Bengkulu.

Selain itu, peran pemerintah juga diharapkan agar alat pendeteksi banjir seperti ini dapat dimanfaatkan di seluruh titik sungai yang rawan banjir.

#bengkulu #alatpendeteksibanjir

 


Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x