Kompas TV olahraga kompas sport

Persiapan Kalah Canggih, Bima Sakti Sanjung Timnas U-16: Vietnam TC Sampai Jerman, Kami di UNY Saja

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:24 WIB
persiapan-kalah-canggih-bima-sakti-sanjung-timnas-u-16-vietnam-tc-sampai-jerman-kami-di-uny-saja
Pelatih Tim Nasional U-16 Indonesia Bima Sakti (kiri) dan kapten skuad, Muhammad Iqbal Gwijangge, berfoto bersama trofi juara Piala AFF U-16 2022 sambil memegang seragam almarhum Alfin Lestaluhu di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (12/8/2022). Indonesia menjadi kampiun turnamen tersebut setelah menundukkan Vietnam pada partai final dengan skor 1-0. (Sumber: Antara/Michael Siahaan)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, menyanjung kerja keras dan kekompakan anak-anak asuhnya usai menjadi kampiun Piala AFF U-16 2022.

Garuda Muda sukses menyabet gelar juara usai mengandaskan Vietnam 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (12/8/2022) malam WIB.

Legenda Timnas Indonesia itu menyanjung skuad Timnas U-16 yang tampil impresif kendati secara persiapan kalah canggih daripada Vietnam.

Sebagai perbandingan, Vietnam bersiap hingga melakoni pemusatan latihan (training camp/TC) di Jerman.

Sedangkan anak asuh Bima Sakti menggelar pemusatan latihan di dalam negeri, yakni di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sekitar 15 menit perjalanan sepeda motor dari Stadion Maguwoharjo.

“Kami sempat menonton Vietnam vs Thailand lewat video, mereka (Vietnam) memang perubahannya sangat signifikan," kata Bima Sakti dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Jumat, sebagaimana dikutip Kompas.com.

"Vietnam sampai (TC) Jerman, saya di UNY aja. Tetapi, yang terpenting bukan itu, kerja keras, kompak semuanya," lanjutnya.


Baca Juga: Bima Sakti: Timnas U16 Langsung Bersiap untuk Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Usai pertandingan, eks pemain Persema Malang itu pun membeberkan kata-kata motivasi yang diberikannya kepada Garuda Muda sebelum turun ke lapangan.

Bima Sakti mengaku memotivasi anak asuhnya dengan cerita perjuangan bangsa Indonesia.

“Tadi, saya bilang ke pemain, ini kesempatan enggak datang dua kali. Inilah momen untuk mengubah hidup kalian, momen berjuang untuk bangsa Indonesia," kata Bima Sakti.

"Indonesia merdeka bukan karena hadiah, tetapi perjuangan. Selama 365 tahun kita dijajah, tapi terus berjuang.”

“Saya bilang ke mereka para pejuang kita dulu, nyawa taruhannya. Kalian hanya 90 menit, buat bangga bangsa Indonesia. Alhamdulillah, mereka bisa lakukan,” lanjutnya.

Timnas Indonesia sendiri menjuarai Piala AFF U-16 berkat gol tunggal Kafiatur Rizky di babak pertama. Kemenangan ini menambah torehan gelar Piala AFF U-16 Indonesia menjadi dua gelar.

Baca Juga: Menghitung Total Bonus Timnas Indonesia U16 Usai Juara Piala AFF


 


Sumber : Kompas TV/Kompas.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x