Kompas TV nasional politik

Ini Jawaban Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto Disebut Bela Tersangka Irjen Ferdy Sambo

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:15 WIB
ini-jawaban-ketua-harian-kompolnas-benny-mamoto-disebut-bela-tersangka-irjen-ferdy-sambo
Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto menjawab penilaian publik terkait pernyataan tidak ada kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir J dalam program Rosi KOMPAS TV, Kamis (11/8/2022). (Sumber: Kompas TV)

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto memahami keluhan masyarakat terhadap Kompolnas.

Benny juga memahami kemarahan publik yang menanti kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Menurutnya kemarahan publik tidak hanya menyasar kepada dirinya, tetapi juga kepada Polri yang sangat lamban dalam mengungkap kasus kematian Brigadir J. 

Baca Juga: Dinilai Tak Profesional dalam Kasus Tewasnya Brigadir J, Benny Mamoto Didesak Mundur dari Kompolnas

Saat kasus ini dirilis oleh Mabes Polri, dirinya bersama anggota Kompolnas Poengky Indarti mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk mengklarifiksi isu yang beredar terkait kematian Brigadir J.

"Kami datang ke Kapolres kami menanyakan penanganan kasusnya, rekonstruksi, siapa yang diundang dari puslabfor Polri sampai saya tegaskan ini sudah clear," ujar Benny di program Rosi KOMPAS TV, Kamis (11/8/2022).

Lebih jauh, Benny mengakui kesan bahwa Kompolnas hanya menjadi humas dari Polres Jakarta Selatan dan cenderung membela Irjen Ferdy Sambo. 

Namun Benny memastikan Kompolnas selalu berada di posisi netral, tidak berpihak. 

Baca Juga: Mahfud MD Ketua Kompolnas yang Blak-blakan di Kasus Brigadir J: dari Bharada E hingga Motif Sensitif

"Kami hanya bisa klarifikasi soal jawabannya itu bohong, dia dimutasi atau dinonaktifkan. Saya tidak berhenti di situ, selesai itu saya datang ke Jambi," ujar Benny. 

Saat di Jambi, dirinya mendengar langsung dari keluarga Brigadir J tekait keluh kesah dan permintaan agar kasus ini dibuka secara terang benderang. 

"Jadi saya ketika diminta tanggapan dari media tentunya harus merujuk pada sumber resmi. Tidak lewat medsos, sumber resminya dari Polri itu lah yang saya ambil," ujar Benny. 

Baca Juga: Dinilai Tak Profesional dalam Kasus Tewasnya Brigadir J, Benny Mamoto Didesak Mundur dari Kompolnas

Sebelumnya pernyataan Benny Mamoto yang menjelaskan tidak ada kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir J menjadi viral di media sosial.

Pernyataan tesebut menjadi sorotan publik dan menilai Kompolnas membela Irjen Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.


 


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x