Kompas TV internasional kompas dunia

Sambut Gencatan Senjata Israel dan Jihad Islam, Sekjen PBB Tekankan Komitmen untuk Solusi Dua Negara

Senin, 8 Agustus 2022 | 16:34 WIB
sambut-gencatan-senjata-israel-dan-jihad-islam-sekjen-pbb-tekankan-komitmen-untuk-solusi-dua-negara
Ilustrasi. Asap mengepul dari sebuah gedung di Jalur Gaza akibat serangan rudal Israel, Jumat (5/8/2022). Pada Minggu (7/8/2022), Sekjen PBB Antonio Guterres merilis pernyataan yang menyambut gencatan senjata antara Israel dan kelompok milisi Palestina, Jihad Islam. (Sumber: Hatem Moussa/Associated Press)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

ANKARA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyambut gencatan senjata di sekitar Jalur Gaza yang diberlakukan mulai Minggu (7/8/2022) malam waktu setempat.

Gencatan senjata disepakati oleh militer Israel dan kelompok milisi Jihad Islam yang bertempur mulai Jumat (5/8) lalu.

Pertempuran ini bermula dari serangan udara Israel yang membombardir Jalur Gaza, menewaskan warga sipil dan seorang komandan Jihad Islam. Serangan itu dibalas oleh Jihad Islam dengan tembakan roket.

Lewat pernyataan yang dirilis pada Minggu (7/8), Guterres melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, meminta semua pihak bantu memulihkan ketenangan. Ia juga mengapresiasi Mesir yang berkoordinasi erat dengan PBB untuk meredakan eskalasi di Gaza.


Baca Juga: Gaza Memanas, Rusia Minta Gencatan Senjata Dikembalikan dan Dukung Palestina Merdeka

Lebih lanjut, diplomat asal Portugal itu menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarganya.

"Ia (Guterres) merasa sangat sedih atas hilangnya puluhan nyawa dan ratusan korban luka, termasuk anak-anak, akibat serangan udara di Gaza dan tembakan roket yang membabi-buta ke Israel dari pusat populasi di Gaza oleh Jihad Islam dan kelompok ekstremis Palestina lainnya,” demikian bunyi pernyataan yang dirilis kantor Guterres sebagaimana dikutip Antara.

Guterres pun meminta pihak-pihak yang berseteru agar menghormati diberlakukannya gencatan senjata.

Al Jazeera melaporkan, gencatan senjata antara Israel dan Jihad Islam dimulai pada 23.30 waktu setempat pada Minggu atau Senin (8/8/2022) dini hari pukul 03.30 WIB.

Serangan udara Israel ke Jalur Gaza sendiri telah menewaskan setidaknya 44 orang dan melukai lebih dari 360 lainnya. Jumlah korban tersebut dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina.

Jalur Gaza telah berada di bawah blokade Israel sejak 2007. Dua juta orang lebih terperangkap di dalam wilayah seluas 365 km persegi.

Menurut Al Jazeera, sejak 2008, Israel telah mengobarkan empat perang di Jalur Gaza yang menewaskan ribuan orang, mayoritas warga sipil.

Pada tahun lalu, serangan Israel selama 11 hari ke Gaza menewaskan sedikitnya 250 orang. Sedangkan di Israel, sedikitnya 13 orang tewas.

Sementara itu, dalam pernyataannya, kantor Guterres menegaskan komitmen PBB untuk mewujudkan perdamaian lewat solusi dua negara Israel-Palestina berdasarkan resolusi PBB yang relevan.

Solusi dua negara memandatkan negara Israel dan Palestina yang merdeka berdampingan. Namun, kedua pihak masih memperdebatkan perbatasan yang akan berlaku.

Baca Juga: Setelah Gempuran Israel yang Menewaskan Puluhan Warga Palestina, Gencatan Senjata Mulai Dilakukan


Sumber : Kompas TV/Antara/Al Jazeera

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x