Kompas TV internasional krisis rusia ukraina

Remehkan AS, China Sebut Rusia Miliki Peran Penting dalam Melawan Terorisme

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 10:37 WIB
remehkan-as-china-sebut-rusia-miliki-peran-penting-dalam-melawan-terorisme
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chungyin. China memuji Rusia yang dinilainya memiliki peran penting dalam melawan terorisme. (Sumber: AP Photo/Andy Wong)

Penulis : Haryo Jati | Editor : Edy A. Putra

BEIJING, KOMPAS.TV - China memuji Rusia memiliki peran penting dalam pertarungan masyakarat global melawan terorisme.

China pun meremehkan Amerika Serikat (AS) dengan menyebut fitnah keji negara adidaya tersebut tak bisa mengubah peran penting Rusia.

Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, Jumat (5/8/2022).

Hua mengatakan hal itu untuk menanggapi pernyataan Kongres AS yang menyebut Rusia sebagai negara sponsor terorisme.


Baca Juga: Putin Disebut akan Minta Kim Jong-un Kirim 100.000 Tentara ke Ukraina, Imbalannya Energi dan Gandum

“Rusia merupakan kekuatan penting dalam komunitas internasional untuk melawan terorisme, dan memainkan peran aktif dan konstruktif dalam menghadapi ancaman terorisme,” tuturnya dikutip dari TASS.

“Fitnah yang keji dari Amerika Serikat tak akan mengubahnya bagaimana pun juga,” lanjut Hua.

Hua pun menambahkan bahwa semua orang tahu AS selalu secara sewenang-wenang melabeli negara lain.

Menurutnya, AS terbiasa menceramahi orang lain dan menerapkan berbagai tuduhan tak berdasar untuk menekan, menghalangi dan melecehkan negara lain.

Senat AS meloloskan resolusi pada 27 Juli 2022, yang meminta Departemen Luar Negeri mengakui Rusia sebagai negara sponsor terorisme.

Resolusi itu didorong oleh perkembangan di Chechnya, Georgia, Suriah dan Ukraina.

Baca Juga: 12 WNI Korban Penipuan di Kamboja Tiba di Tanah Air, Ditempatkan Sementara di Rumah Perlindungan

Daftar sponsor terorisme dapat mencakup negara-negara yang menurut AS telah berulang kali mendukung tindakan terorisme internasional.

Pada 28 Juli, sekelompok anggota kongres dari Republik dan Demokrat mengumumkan rencana untuk merujuk dokumen serupa untuk dipertimbangkan DPR AS.

Juru bicara Menteri Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengungkapkan Rusia siap atas semua perkembangan situasi dengan AS.

Menurutnya, jika Washington memutuskan untuk menghentikan hubungan diplomatik, Moskow bisa bertahan.


Sumber : TASS

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x