Kompas TV internasional kompas dunia

Cegah Penyelundupan Minyak Goreng Bersubsidi, Malaysia Audit Seluruh Produsen dan Tempat Pengemasan

Selasa, 5 Juli 2022 | 02:05 WIB
cegah-penyelundupan-minyak-goreng-bersubsidi-malaysia-audit-seluruh-produsen-dan-tempat-pengemasan
Malaysia akan menggelar audit menyeluruh secara nasional, termasuk tindakan hukum, atas semua produsen dan tempat pengemasan untuk mengatasi penyelundupan minyak goreng bersubsidi, kata Perdana Menteri Ismail Sabri. (Sumber: Straits Times)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Hariyanto Kurniawan

PETALING JAYA, KOMPAS.TV - Pemerintah Malaysia akan menggelar audit menyeluruh secara nasional termasuk tindakan hukum, atas semua produsen dan tempat pengemasan untuk mengatasi penyelundupan minyak goreng bersubsidi.

Hal demikian ditegaskan Perdana Menteri Ismail Sabri, seperti dilaporkan Asia News Network, Senin, (4/7/2022).

Pada saat yang sama, penggerebekan bersama akan dilakukan di pabrik-pabrik di sepanjang perbatasan untuk memeriksa kemungkinan penyelewengan, tambah Datuk Seri Ismail.

Baca Juga: Malaysia Kucurkan Subsidi Rp262 T untuk Subsidi Listrik Hingga Daging Ayam

Malaysia akan menggelar audit menyeluruh secara nasional, termasuk tindakan hukum, atas semua produsen dan tempat pengemasan untuk mengatasi penyelundupan minyak goreng bersubsidi, kata Perdana Menteri Ismail Sabri. (Sumber: The Star)

Dia mengatakan penyaluran minyak goreng bersubsidi saat ini sebesar 60.000 ton per bulan dan itu melebihi konsumsi rumah tangga di dalam negeri.

Audit komprehensif atau menyeluruh tersebut bertujuan mengetahui jumlah aktual minyak goreng bersubsidi yang diproduksi dan dikemas di dalam negeri, serta informasi lengkap dari penerima, katanya setelah pertemuan dengan National Action Council on Cost of Living (Naccol).

Operasi itu membidik 22 produsen dan 305 lokasi pengemasan ulang, dan akan melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar termasuk mencabut kuota dan lisensi, kata Ismail Sabri.

"Langkah ini untuk memastikan alokasi subsidi minyak goreng sebesar 4 miliar ringgit yang disalurkan tahun ini untuk mengurangi beban Keluarga Malaysia ... akan mencapai konsumen," kata Ismail dalam sebuah pernyataan, Senin (4/7/2022). RM4 miliar setara Rp13,5 triliun.


 

"Pemerintah mengerahkan personel penegakan hukum dari Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen, Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) dan Angkatan Bersenjata Malaysia untuk menggerebek pabrik pengemasan di perbatasan, memastikan tidak terjadi penyimpangan," tambahnya.

Pertemuan tersebut dihadiri beberapa menteri kabinet serta perwakilan dari Departemen Statistik, Institut Riset Ekonomi Malaysia, Institut Riset Khazanah, Dewan Aksi Ekonomi Melayu, Kongres Serikat Pekerja di Layanan Umum dan Sipil, Federasi Konsumen Malaysia Asosiasi, dan Asosiasi Rantai Ritel Malaysia.

Baca Juga: Sosialisasi Pembelian Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi Diperpanjang 3 Bulan, Ini Alasannya

 


Sumber : Asia News Network/Straits Times

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x