Kompas TV regional berita daerah

Pemadam Sering Terlibat Kecelakaan, IMI Kalsel dan Damkar Banjarmasin Siapkan Latihan Safety Driving

Rabu, 29 Juni 2022 | 22:39 WIB
pemadam-sering-terlibat-kecelakaan-imi-kalsel-dan-damkar-banjarmasin-siapkan-latihan-safety-driving
Wali Kota Banjarmasin Temui IMI Kalsel Bahas Pelatihan Safety Driving Pemadam Kebakaran (Sumber: Istimewa)

Penulis : KompasTV Banjarmasin

BANJARMASIN, KOMPAS.TV – Peristiwa kecelakaan yang melibatkan pemadam kebakaran berulang kali terjadi di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Banjarmasin sejak dulu dikenal sebagai kota dengan jumlah pemadam kebakaran swasta yang sangat tinggi.

Kecelakaan yang melibatkan pemadam pun diketahui kerap terjadi disebabkan ‘human eror’ atau kesalahan manusia dapat pula akibat alat transportasi yang digunakan saat menuju lokasi kebakaran yang kadang tidak dalam kondisi prima.

Baca Juga: Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022, TNI AD Jaring Atlet Sepakbola Berbakat dari Santri di Kalsel

Berdasar itu, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjarmasin bekerjasama untuk menggelar pelatihan 'safety driving' bagi pengemudi armada damkar swakarsa.

Rencana IMI Kalsel tersebut disampaikan ke Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, dan disambut baik, Rabu (29/6/2022).

Pembalap nasional, Rifat Sungkar pun rencananya bakal menjadi instruktur dalam pelatihan Safety Driving pada Minggu 24 Juli mendatang.

Ketua Umum IMI Kalsel, Edy Sudarmadi melalui Kabid Mobility, Muhammad Arif mengatakan, hal tersebut merupakan ‘plan A’ dari pihaknya.

Sebab pembalap Rifat Sungkar sendiri juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Mobility IMI Pusat.

"Di sisi lain, beliau (Rifat Sungkar) sendiri juga memiliki pengalaman dan kepiawaiannya menjadi instruktur dalam hal mengemudi kendaraan," ucap Arif.

Arif mengaku masih menunggu balasan dari pengurus IMI Pusat sebab surat telah dikirim.

Apabila Rifat Sungkar berhalangan hadir, pihaknya telah mempersiapkan instruktur bersertifikat dari Polda Kalsel. 

"Rencananya kita juga akan mengerahkan empat sampai delapan tenaga instruktur bersertifikat dari Ditlantas Polda Kalsel, kemudian juga ada perwakilan Basarnas Banjarmasin untuk segi rescuenya, lalu psikolog dari Dinkes Banjarmasin," tuturnya.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x