Kompas TV regional kriminal

Terungkap! Pria yang Ciumi Anak Kecil di Gresik Ternyata Hendak Mendaftar Jadi Guru Ponpes

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:20 WIB
terungkap-pria-yang-ciumi-anak-kecil-di-gresik-ternyata-hendak-mendaftar-jadi-guru-ponpes
Pelaku pelecehan seksual anak-anak, Buchori, hendak mendaftar sebagai pengajar di sebuah pondok pesantren di Gresik. (Sumber: Kolase Tribunnews)

Penulis : Nadia Intan Fajarlie | Editor : Gading Persada

GRESIK, KOMPAS.TV - Laki-laki pelaku pelecehan seksual di Sidayu, Gresik, Jawa Timur ternyata hendak melamar menjadi calon guru di sebuah pondok pesantren (ponpes).

Pelaku pelecehan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur menjadi viral di media sosial setelah tindakannya tertangkap kamera pengintai (CCTV), Kamis (23/6/2022) kemarin.

Ia melakukan tindakan tak senonoh itu terhadap dua korban yang masing-masing berusia enam dan 12 tahun di sebuah toko di Desa Mriyunan, Sidayu, Gresik, Jawa Timur.

Melansir dari Tribunnews, pelaku yang bernama Buchori itu rupanya hendak mendaftar sebagai pengajar di sebuah ponpes di Desa Asempapak, tak jauh dari lokasi kejadian pelecehan.

"Pelecehan tersebut (dilakukan) satu di dalam toko dan satunya di luar toko. Yang terekam CCTV di luar toko," kata Kapolres Gresik AKBP Muhammad Nur Azis.

Baca Juga: Lindungi Korban Pelecehan Seksual di Kereta Api, Erick Thohir Beri Penghargaan Kondektur

Azis mengatakan, modus pelaku adalah membeli bensin di toko tempat kejadian perkara. Pelaku juga mengaku tidak bisa menahan nafsu saat melihat anak-anak di tempat itu.

"Jadi modus operandinya itu, dia (pelaku) membeli bensin di situ (toko) dan kemudian ada korban. Birahinya meningkat dan kemudian dilakukan pelecehan tersebut," terang Aziz.


Pelaku melakukan pelecehan sebanyak dua kali di dalam dan di luar toko.

Di sisi lain Aziz menerangkan, Buchori bukan warga Gresik, melainkan Surabaya.

Aziz menambahkan, pihaknya telah menetapkan Buchori sebagai tersangka dan memproses tindakaannya sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Kami sudah melakukan penyelidikan, sudah dinaikkan penyidikan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka," imbuhnya.

Baca Juga: PT KAI Blacklist Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta, Begini Respons Komnas Perempuan

Kapolres Minta maaf atas keterangan Kapolsek

Kapolres juga meminta maaf atas keterangan Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam yang sempat menyebut aksi Buchori itu bukanlah aksi pelecehan seksual.

"Saya atas nama pimpinan, kalau ada yang menyampaikan kurang tepat, saya mohon maaf," pungkasnya.


Sumber : Kompas TV, Tribunnews

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x