Kompas TV regional berita daerah

Menyaksikan Wayang Potehi di Klenteng Tertua di Kota Surabaya

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:02 WIB

Penulis : Akbar Prabowo

SURABAYA, KOMPAS.TV - Menyambut perayaan Imlek tahun ini, Klenteng Hok Tiek Hian di Surabaya menggelar pertunjukkan wayang potehi untuk para pengunjung. Di klenteng tertua di Kota Surabaya ini, cerita wayang potehi sengaja dibawakan setiap hari sebagai penghormatan untuk para dewa di klenteng.

Klenteng Hong Tiek Hian sendiri terletak di Jalan Dukuh, Surabaya Utara. Lokasi klenteng ini tidak jauh dari kawasan legendaris di Surabaya yakni Jembatan Merah. Letaknya yang berada di Jalan Dukuh membuat masyarakat sekitar mengenal klenteng ini dengan sebutan Klenteng Dukuh.

Pertunjukkan wayang potehi dibawakan oleh tiga orang dalang secara bergantian. Sebagian kisah yang ditampilkan selalu menyisipkan nasihat dan petuah tentang kehidupan. 

Baca Juga: Sambut Imlek, Warga Tionghoa di Makassar Jalani Tradisi Cuci Patung Dewa Dewi

Masyarakat yang datang ke klenteng ini dapat menyaksikkan langsung pertunjukkan wayang yang diselenggarakan sekali dalam sehari selama masa pandemi. Pertunjukkan wayang digelar pada pukul satu hingga pukul dua siang.

Sedikit soal sejarah wayang potehi, wayang ini dibawa imigran asal Tiongkok ke nusantara sekitar abad ke-16 dan menyebar ke beberapa kota di Pulau Jawa.

Wayang potehi bukan hanya sarana hiburan tapi juga memiliki fungsi ritual. Pertunjukan wayang potehi menjadi sarana untuk menyampaikan terima kasih, pujian, dan doa kepada para dewa dan leluhur. Tak heran jika kesenian ini berkembang di sekitar kelenteng, terutama di beberapa kota di pantai utara Jawa.

Video editor: Faqih Fisabilillah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19